GM Karaoke Starlite Kendari Dikeroyok Sekelompok Pemuda


Kendari - General Manager (GM) Karaoke Starlite Kendari berinisial HS (44) dikeroyok empat pemuda.
Pengeroyokan itu terjadi pada Selasa (7/3) sekitar pukul 04.30 WITA di depan lobi Hotel Wixel Kendari.
Aksi pengeroyokan itu juga terekam kamera CCTV yang terpasang di depan hotel.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi menerangkan, awalnya korban keluar dari hotel untuk mencari makan, tiba-tiba empat pemuda menghampiri korban dan langsung melakukan pengeroyokan.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka pada bibir atas dan bagian bawah, lebam pada mata sebelah kanan, bengkak pada kepala, memar pada hidung serta bengkak dan memar pada bagian pinggang.
Setelah menganiaya korban, para pelaku langsung kabur. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polresta Kendari.
Buser 77 Polresta Kendari yang melakukan penyelidikan berhasil mengantongi identitas keempat pelaku, diantaranya berinisial MAS (23), FS (23), HIP(21), dan AS (32).
"Keempat pelaku ini menyerahkan diri ke Satreskrim Polresta Kendari," kata Fitrayadi, Jumat (10/3).
Fitrayadi membeberkan motif pengeroyokan tersebut dipicu rasa sakit hati salah seorang pelaku karena beberapa jam sebelum kejadian itu adiknya dilempar botol air mineral oleh korban.
Saat ini keempat pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Ralat: Berita ini sebelumnya berjudul "GM Karaoke Rich Club Kendari Dikeroyok Sekelompok Pemuda" yang diterbitkan pada 10 Maret 2023.
Judul dan isi berita sebelumnya kami buat berdasarkan rilis informasi dari Polresta Kendari yang menyatakan pekerjaan korban adalah GM Karaoke Rich Club Kendari.
Namun pada 11 Maret 2023 Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, mengakui adanya kesalahan informasi, yang sebenarnya pekerjaan korban adalah GM Karaoke Starlite Kendari.
"Konfirmasi kesalahan info bahwa Pekerjaan Korban dalam pengeroyokan ini adalah Manager Starlite," tulis Fitrayadi.
Redaksi Sultranesia.com memohon maaf atas kesalahan misinformasi tersebut. Terimakasih.
Berita BerikutnyaKetua Jaringan Indonesia Kota Kendari Apresiasi Kinerja Kapolda Sultra
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







