Hadapi Pemilu 2024, PKB Sultra Mantapkan Konsolidasi di Enam Zona


Kendari - Dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara (Sultra) memantapkan konsolidasi di enam zona di Bumi Anoa.
Ketua DPW PKB Sultra Jaelani menyatakan, hasil verifikasi partai politik (parpol) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi salah satu tolak ukur kesiapan partai.
Dalam verifikasi itu, PKB merupakan partai politik yang pertama memenuhi dokumen persyaratan verifikasi administrasi calon peserta Pemilu 2024.
"PKB Sulawesi Tenggara semakin memastikan kesiapan menghadapi Pemilu 2024 dengan Melaksanakan Konsolidasi Pemenangan Pemilu di 6 zona," kata Jaelani dalam rilis persnya, Senin 14 November 2022.
Ia melanjutkan, konsolidasi itu nanti mengangkat jargon : PKB Sultra siap menang Pemilu 2024. Hal ini merupakan ikhtiar untuk memastikan cita-cita PKB Sultra.
"InsyaAllah konsolidasi ini nanti akan menumbuhkan semangat kepada seluruh kader agar bekerja keras memenangkan Pemilu 2024 khususnya di Sultra dan nasional secara umum," tuturnya.
Di Pemilu 2024 nanti, lanjut pria yang akrab disapa Bang Jay ini, menargetkan 1 Kursi DPR RI untuk daerah pemilihan (dapil) Sultra. Kemudian, 6 kursi di DPRD Propinsi Sultra serta 63 DPRD kabupaten/kota.
"Sekaligus menyiapkan kader kita berkontestasi di Pilkada 2024," tegasnya.
Selain itu, PKB Sultra juga mendorong Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin untuk berkontestasi di Pilpres 2024.
Untuk memenuhi target tersebut, seluruh kekuatan baik infrastruktur partai dan infrastruktur pendukung lainnya akan dimaksimalkan.
"Sejauh ini, kita memiliki banyak kader yang berpotensi untuk didorong di tingkat legislatif maupun Pilkada 2024. PKB juga punya figur Gus Muhaimin untuk maju di Pilpres 2024 nanti. InsyaAllah, dengan membawa semangat soliditas, PKB bisa mencapai hasil maksimal di Pemilu 2024 maupun Pilkada 2024," pungkasnya.
Di Pemilu 2019 lalu, PKB memperoleh 33 kursi di tingkat DPRD kabupaten dan kota se-Sultra. Sementara di DPRD provinsi, PKB memperoleh 3 kursi dan berada di peringkat 8 perolehan kursi terbanyak. Sedangkan di DPR RI secara nasional, PKB memperoleh 58 kursi. (Rls).
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaKetua Kadin Sultra Diganjar Penghargaan Tokoh Inisiator Pertumbuhan Ekonomi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







