Hanura Sultra Tegaskan PAW Litao Sedang Berjalan, Kini Menunggu Keputusan DPP


Kendari – DPD Partai Hanura Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan proses pergantian antarwaktu (PAW) terhadap anggota DPRD Wakatobi, Litao alias La Lita, sedang berjalan di internal partai.
Ketua DPD Partai Hanura Sultra, Fajar Ishak, mengatakan proses PAW tersebut telah berlangsung sejak putusan Pengadilan Negeri (PN) Kendari terhadap Litao.
“Ya sudah lama berjalan sejak ada vonis yang sudah jatuh di tingkat pengadilan negeri,” kata Fajar saat ditemui di salah satu hotel di Kota Kendari, Minggu (27/9/2026).
Menurutnya, tahapan di tingkat daerah telah berjalan dan saat ini proses tersebut tinggal menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura.
“Cuman tinggal menunggu dari DPP saja,” ujarnya.
Fajar menjelaskan, proses pemberhentian anggota DPRD yang tersangkut perkara pidana tidak serta-merta dilakukan untuk seluruh jenis tindak pidana.
Ia menyebut terdapat perbedaan mekanisme antara tindak pidana umum dan tindak pidana khusus, seperti perkara korupsi dan makar.
“Kalau kasus tindak pidana umum itu kan, dia tidak bisa langsung diberhentikan,” jelasnya.
Meski demikian, perkembangan perkara Litao di Pengadilan Tinggi Sultra kini menjadi perhatian partai. Dalam putusan banding, hukuman Litao diperberat dari 1 tahun 6 bulan menjadi 5 tahun penjara.
Fajar menyebut putusan tersebut menjadi salah satu dasar bagi Hanura untuk mendorong percepatan proses PAW terhadap Litao.
“Vonisnya bertambah ya. Nah, itu juga menjadi dasar dari partai untuk kemudian saya kira bisa mempercepat untuk proses PAW,” tandasnya.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPBB Buka Peluang Usulkan Mantan Bupati Konawe Utara Ruksamin Masuk Kabinet Prabowo
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







