Hendak Menyerang, Tiga Anggota Geng Motor di Kendari Diamuk Warga


Kendari - Sekelompok warga yang berada di Lorong Perkuburan, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari diserang geng motor pada Jumat (12/7) pukul 04.20 WITA.
Warga yang melakukan perlawanan berhasil memukul mundur kelompok tersebut dan menangkap tiga orang. Akibatnya, tiga anggota geng motor itu babak belur dihajar massa.
Warga sekitar kepada awak media menuturkan, awalnya mereka sedang nongkrong di lokasi tersebut, tiba-tiba mereka mendengar suara gemuruh knalpot bogar dan nampak puluhan orang mendekat ke arah mereka.
Kelompok itu kemudian melempari sejumlah rumah. Warga yang geram lalu ramai-ramai keluar rumah dan melakukan perlawanan, dan melapor ke polisi.
12 Orang Ditangkap
Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap 12 orang anggota geng motor yang melakukan penyerangan tersebut.
"12 orang sudah kami tangkap," kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi.
Fitrayadi mengatakan, dari 12 pemuda itu, ada 3 orang yang dilarikan ke RS Bhayangkara Kendari. Pasalnya, ketiganya mengalami luka serius gara-gara diamuk massa saat melakukan penyerangan.
“Ada 3 orang dirawat di rumah sakit, diamuk sama warga di sana saat menyerang,” ungkapnya.
Ketiga orang yang babak belur dihajar warga dan sedang dirawat di rumah sakit yakni A (16) masih berstatus pelajar, MI (16) pelajar, dan AL (17) mahasiswa.
Selain mengamankan para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah senjata tajam, di antaranya busur, dan parang.
Dari hasil penyelidikan terungkap rencana penyerangan yang dilakukan ketiga korban dan kelompoknya.
Awalnya pada Kamis, 11 Juli 2024 sekitar pukul 22.00 WITA, ketiga korban diberitahu oleh rekannya agar berkumpul untuk berangkat menyerang.
Sekitar pukul 02.00 WITA, kelompok ini berangkat ke lokasi tujuan, namun saat tiba di lokasi mereka mendapatkan perlawanan dari warga.
Pihak kepolisian masuh terus melakukan penyelidikan kasus tersebut.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaAmsar Center Cup I: Komitmen Pengembangan Sepak Bola di Mubar
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







