Ini Capaian PUPR Kolaka Utara Sepanjang 2024, Siapkan Program di 2025


Lasusua - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Mukramin, menyampaikan sejumlah capaian signifikan dalam pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan sejak pemekaran daerah tersebut.
Mukramin menjelaskan bahwa Kolut, yang berdiri pada 7 Januari 2004 ini telah mengalami berbagai kemajuan, terutama di sektor infrastruktur.
"Sejak pemekaran Kolaka Utara hingga tahun 2024, kami telah banyak melakukan pembangunan, di antaranya adalah jalan, jembatan, irigasi, gedung kantor, serta sarana umum lainnya," ungkap Mukramin, saat diwawancarai pada acara jalan sehat, Minggu (5/1) dalam rangka peringatan HUT Kolut.
Dalam penjelasannya, Mukramin menyebutkan bahwa panjang jalan yang telah dibangun mencapai lebih dari 600 kilometer.
"Untuk tahun 2024, kami menargetkan pembangunan sekitar 30 hingga 40 kilometer jalan baru. Saat ini, kondisi jalan yang ada sudah mencapai 60 persen dalam kondisi mantap," tambahnya.
Selain itu, di tahun 2025, diperkirakan akan ada penambahan pembangunan jalan dan jembatan.
"Kami mendapat dana pusat sekitar Rp30 miliar untuk pembangunan infrastruktur, ditambah dengan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp20 miliar," katanya.
Mukramin juga menyampaikan informasi terkait pembangunan infrastruktur kantor.
"Untuk pembangunan kantor, tahun depan tidak ada proyek besar. Namun, kami akan fokus pada pembangunan Mes Pemda Kolaka Utara yang ada di Kendari serta rehabilitasi Mes yang ada di Jakarta," ujarnya.
Terkait dengan pembangunan rumah jabatan bupati dan wakil bupati, Mukramin menyebutkan bahwa pembangunan tersebut telah rampung, dan hanya tinggal pelengkap berupa pembangunan talut, pagar, dan taman.
Untuk tahun 2025, Mukramin menyebutkan beberapa titik pembangunan jalan yang akan menjadi prioritas.
Di antaranya adalah jalan di Kecamatan Pakue Tengah, yang akan menghubungkan Pasampang hingga Rangipa, serta jalan di Ranteangin dan Porehu.
"Pemilihan titik pembangunan jalan ini disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut," jelas Mukramin.
Dengan berbagai capaian ini, Dinas PUPR Kolut berharap dapat terus meningkatkan kualitas infrastruktur demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kolaka Utara di masa yang akan datang.
Editor: Denis Risman
Berita BerikutnyaAnggota DPR RI Jaelani Ingatkan KKP Tak Beratkan Nelayan soal Kebijakan VMS
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







