Jaksa Eksekusi Terpidana Kasus Perintangan Penyidikan Blok Mandiodo


Kendari - Tim jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari melakukan eksekusi terhadap terpidana kasus perintangan penyidikan Amelia Sabara alias Amel pada Rabu (18/9) siang pukul 14.00 WITA.
Amel merupakan terpidana kasus perintangan penyidikan korupsi pertambangan ore nikel PT Antam UPBN Konawe Utara (Konut) di Blok Mandiodo.
Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Kejari Kendari, Bustanil S Arifin, menjelaskan, pelaksanaan eksekusi dilakukan setelah pihaknya menerima putusan Mahkamah Agung RI Nomor 4855K/pid.Sus/2024 yang telah berkekuatan hukum tetap.
"Dab sesuai dengan putusan Mahkamah Agung tersebut, terpidana diwajibkan menjalani pidana penjara selama 3 tahun dan membayar denda sebesar R 150 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayarkan maka akan diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan," jelas Bustanil dalam keterangannya, Kamis (19/9).
Bustanil mengatakan, terpidana Amel dinyatakan terbukti bersalah melakukan perintangan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 UU PTPK, terhadap perkara penyidikan Blok Mandiodo yang dilakukan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.
"Terpidana dimasukkan ke Lapas Perempuan Kelas III Kendari pada pukul 19.00 WITA," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaHasil Rakor Bersama Bawaslu RI, Pj Gubernur: ASN Harus Netral di Pilkada Sultra
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







