Jalan Nasional di Kolaka Utara Rusak Parah Dihantam Ombak


Kolaka Utara - Jalan Bypass Lasusua di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara mengalami kerusakan berat akibat hantaman gelombang laut. Ruas jalan yang kini berstatus jalan nasional sekaligus menjadi bagian jalur Trans Sulawesi itu terlihat amblas di sejumlah titik. Bahkan, sebagian badan jalan nyaris terputus dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Jalan sepanjang kurang lebih 10,33 kilometer tersebut merupakan akses utama yang menopang mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga aktivitas ekonomi di Kolaka Utara. Namun, cuaca ekstrem disertai gelombang laut yang terus menerus menghantam sisi jalan menyebabkan kerusakan serius. Retakan memanjang, lubang besar, hingga amblasnya badan jalan terlihat di beberapa ruas, bahkan dilaporkan telah memicu kecelakaan lalu lintas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Muhammad Idrus, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Utara, mengecek ke lokasi untuk melakukan peninjauan sekaligus penanganan darurat.
Sebagai langkah awal, pemerintah daerah melakukan penimbunan material pada bagian jalan yang mengalami amblas dengan menggunakan alat berat. Upaya ini dilakukan untuk mengamankan badan jalan agar tetap bisa dilalui kendaraan dan mencegah risiko kecelakaan yang lebih besar.
Idrus menegaskan bahwa Jalan Bypass Lasusua membutuhkan penanganan cepat karena memiliki peran vital bagi aktivitas masyarakat.
"Kondisi bypass ini memang membutuhkan penanganan segera. Karena itu, kami melakukan langkah darurat berupa penimbunan pada ruas jalan yang amblas dengan alat berat dan menggunakan anggaran swadaya, agar jalan tetap bisa dilalui dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penanganan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara sembari menunggu perbaikan permanen dari pemerintah pusat.
"Untuk penanganan jangka panjang, perbaikan Jalan Bypass Lasusua sudah masuk tahap tender di Balai Wilayah Sungai (BWS). Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada penetapan pemenang sehingga bisa segera dilakukan pekerjaan di lapangan,” jelasnya.
Sekda berharap proses tersebut dapat berjalan lancar dan cepat agar dampak kerusakan tidak semakin meluas.
"Jalan ini merupakan akses yang sangat vital. Jangan sampai aktivitas masyarakat terganggu, apalagi sampai menimbulkan kecelakaan. Untuk sementara kita tangani dulu agar masyarakat tetap aman dan arus lalu lintas bisa berjalan,” pungkasnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaTMMD 2026 Resmi Dibuka di Kota Kendari
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







