Jelang Ramadan, Polres Pasuruan Kota Bekuk 19 Penjahat yang Resahkan Warga


Kota Pasuruan - Dalam 2 bulan menjelang Ramadan 2023, Satreskrim Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap tindak kriminal jalanan dengan menangkap 19 pelaku pencurian kendaraan bermotor dengan berbagai modus.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dr Raden Muhammad Jauhari, dalam pers rilisnya menjelaskan, 19 pelaku curanmor diamankan dari beberapa TKP di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
"Untuk yang pertama pelaku dengan modus penipuan penggelapan dengan mengaku sebagai anggota TNI dengan menipu daya korban kemudian mengambil kendaraan bermotor dan menjual kepada penandahnya," kata Kapolres, Senin (13/3) kemarin.
Selanjutnya, kata Kapolres, pencurian dengan pemberatan tersebut pelaku masuk di pekarangan, baik kos-kosan, tempat tinggal, pertokoan, dan pemukiman warga.
Tidak hanya dua modus pelaku pencurian namun Polres Pasuruan Kota juga mengamankan pelaku pencurian dengan kekerasan.
Selain itu Polres Pasuruan Kota berhasil mengamankan pencurian dengan kekerasan yang mana pelaku menggunakan senjata tajam jenis pedang maupun celurit.
"Pelaku ini melukai korban dengan sajam kemudian merampas kendaraan bermotornya," jelas Kapolres Pasuruan Kota.
Dia mebambahkan, 19 pelaku tindak pidana ini merupakan residivis yang berulang-ulang dan semua ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 7 unit sepeda motor Nmax warna putih merk Yamaha bernopol L 2245 AAC, Vario warna abu-abu merk Honda tanpa nopol, Beat warna hitam merk Honda bernopol P 5250 HT, Supra warna hitam merk Honda Tanpa Nopol, Beat berwarna hitam merk Honda Tanpa Nopol, dan Scoopy warna abu-abu merk Honda bernopol AG 2776 REP.
Selain kendaraan bermotor, Sat Reskrim juga mengamankan senjata tajam jenis celurit, korek berbentuk senjata api jenis glock, celana panjang loreng TNI, sepatu PDL warna hitam, kaos dalaman loreng TNI, borgol, dan pakaian pelaku tindak pidana yang digunakan saat melakukan aksinya. Rilis
Editor: Agil
Berita BerikutnyaCapai UHC di 2022, Pemkab Mubar Dapat Penghargaan Pemerintah Pusat
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







