Kabar Baik! RSUD Antero Hamra Kendari Sudah Bisa Layani Pasien BPJS Kesehatan


Kendari - Kabar baik bagi masyarakat, kini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Antero Hamra Kota Kendari sudah bisa melayani pasien BPJS Kesehatan.
Hal ini ditandai dengan penandatangan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam hal ini RSUD Antero Hamra dengan BPJS Kesehatan Cabang Kendari pada Selasa (11/3).
Penandatangan dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, didampingi Wakil Wali Kota, Sudirman dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Rinaldi Wibisono.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan komitmennya untuk memenuhi pelayanan kesehatan memadai bagi masyarakat, khususnya yang kurang mampu.
"Alhamdulilah hari ini perjanjian kerjasama antara RS Antero Hamra dengan BPJS sudah dilaksanakan, dengan ini kami dapat memastikan bahwa pelayanan bagi masyarakat, dalam hal ini kesehatan, Inshallah bisa tertangani, terutama bagi masyarakat kita yang kurang mampu," kata Siska.
Di tempat yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Rinaldi Wibisono, menyambut baik kesepakatan kerjasama ini.
Rinaldi bilang, setelah penandatangan ini pihaknya akan langsung melakukan tahapan-tahapan administrasi bersama pihak rumah sakit agar pelayanan BPJS Kesehatan bisa segera digunakan.
"Ini perlu tahapan-tahapan dalam persiapan kami memberikan pelayanan kesehatan, seperti integrasi sistemnya, kemudian persetujuan pembiayaan dari Kementrian Kesehatan, dan ini yang akan kami kejar bersama-sama rumah sakit agar segera bisa memberikan pelayanan kesehatan," kata dia.
Rinaldi mengatakan, layanan BPJS Kesehatan di RSUD Antero Hamra Kendari paling lambat sudah bisa digunakan setelah lebaran Idul Fitri 2025.
"Untuk berlaku afektifnya tentunya dari kesiapan rumah sakit, ya itu, berkaitan dengan integrasi sistem, dalam pelayanan itu pasti ada pencatatan, administrasinya, memastikan penduduk terdaftar di JKN, nah itu ada sistem yang perlu kami integrasikan, ini sedang kami percepat, mudah-mudahan setelah hari raya sudah bisa memberi pelayanan," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPengangkatan Ditunda, Wagub Sultra Minta CPNS dan PPPK Sabar
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







