Kantor Pusat PT Stargate Digeruduk Massa, Didesak Bertanggung Jawab Pelanggaran di Konut


Jakarta - Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta pada mendatangi kantor pusat PT United Tractors Tbk (UNTR) di Jakarta pada Kamis (2/10).
Mereka menuntut induk perusahaan itu bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran yang dilakukan anak usahanya, PT Stargate Pacific Resources (PT SPR), di Kabupaten Konawe Utara (Konut).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menilai UNTR tidak bisa berlepas tangan. Mereka menuding PT SPR melakukan sejumlah pelanggaran serius, mulai dari kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang yang tidak sesuai standar reklamasi, penyalahgunaan izin operasi, hingga pengabaian kewajiban tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar.
Koordinator aksi, Eghy Seftiawan, menegaskan bahwa UNTR tidak boleh berpura-pura tidak mengetahui praktik yang dilakukan SPR. Menurutnya, keuntungan dari SPR turut mengalir ke induk perusahaan, sehingga UNTR harus ikut bertanggung jawab.
“Setiap pelanggaran yang dilakukan SPR adalah cerminan kegagalan UNTR dalam mengawasi anak perusahaannya,” tegas Eghy.
Mahasiswa juga menilai praktik SPR berpotensi merugikan negara, merusak ekosistem, dan memicu konflik sosial di masyarakat. Karena itu, mereka mendesak sejumlah lembaga negara, mulai dari KPK, Kejaksaan Agung, Kementerian ESDM hingga KLHK untuk turun tangan menyelidiki dugaan pelanggaran hukum tersebut.
Eghy menambahkan, jika UNTR tidak segera mengambil langkah tegas, aksi serupa akan kembali digelar pekan depan. “Kami akan terus mengawal perkara ini sebagai bentuk advokasi atas berbagai pelanggaran PT SPR,” ujarnya.
Dalam pernyataan sikapnya, Koalisi Mahasiswa Sultra Jakarta mengajukan lima tuntutan utama kepada UNTR dan pemerintah, yakni:
Mendesak Kementerian ESDM mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT SPR di Konawe Utara atas dugaan penyerobotan tanah adat, minimnya pemberdayaan masyarakat, dan lemahnya penyaluran CSR.
Mendesak KLHK melakukan audit menyeluruh terhadap aktivitas tambang PT SPR, termasuk kerusakan hutan, pencemaran air, dan sedimentasi laut.
Mendesak pemerintah mengevaluasi seluruh izin PT SPR, memastikan reklamasi lahan dilakukan, serta memonitor pelaksanaan rencana pasca tambang.
Menuntut keterbukaan laporan produksi nikel PT SPR serta pembayaran royalti dan pajak, mengingat adanya indikasi penunggakan.
"Terakhir, kami mendesak Kejaksaan Agung memeriksa pimpinan PT SPR dan manajemen PT UNTR sebagai induk perusahaan yang ikut bertanggung jawab," pungkasnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaSeptember 2025, Inflasi Sultra Capai 3,68 Persen, Baubau Tertinggi, Kendari Terendah
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







