Kasus 5 Ton Solar Ilegal di Konawe, PT Belinda Royal Industri Ternyata Bukan Mitra Pertamina


Kendari - Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan satu unit mobil tangki milik PT Belinda Royal Industri yang diduga mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar secara ilegal di Konawe.
Mobil tangki tersebut diketahui memuat 5.000 liter atau 5 ton solar subsidi yang diduga diperoleh dari pengepul. BBM itu rencananya akan didistribusikan ke PT Kristal Mulya Logistik.
Menanggapi kasus tersebut, Ketua Hiswana Migas DPC IV Sultra, Fahd Atsur, menegaskan bahwa PT Belinda Royal Industri bukan anggota Hiswana Migas maupun mitra resmi Pertamina dalam penyaluran BBM industri.
“Setelah kami cek, perusahaan tersebut tidak terdaftar sebagai anggota Hiswana Migas Sultra dan bukan mitra resmi pengangkut BBM industri dari Pertamina,” ujar Fahd, Senin (2/3).
Fahd menjelaskan, perusahaan tersebut kemungkinan beroperasi menggunakan Izin Niaga Umum (INU) yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, bukan melalui skema kemitraan dengan Pertamina.
Ia menerangkan, terdapat perbedaan mendasar antara transportir “kepala biru” yang berafiliasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas, dengan transportir yang beroperasi menggunakan INU.
Transportir yang berafiliasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas beroperasi sebagai penyalur resmi BBM industri di bawah pengawasan Pertamina, Hiswana Migas, serta Aparat Penegak Hukum (APH).
Sementara itu, transportir pemegang INU memperoleh perizinan langsung dari kementerian terkait dan hanya diperbolehkan mengangkut BBM dari agen sesama pemegang INU.
Pengawasannya pun, lanjut Fahd, berada langsung di bawah kewenangan APH, tanpa keterlibatan Hiswana Migas maupun Pertamina.
Fahd mengecam keras dugaan pemuatan solar subsidi untuk kepentingan industri. Menurutnya, praktik tersebut jelas melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Ia juga mengingatkan perusahaan non-anggota agar tidak mencatut nama atau logo Hiswana Migas untuk melegitimasi aktivitas yang tidak sah.
“Jika mereka terafiliasi INU tetapi menggunakan logo Hiswana Migas, kami akan menempuh jalur hukum. Begitu pula jika ada anggota kami yang terbukti terlibat dalam pemuatan BBM ilegal, tidak ada toleransi. Harus diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Fahd.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaCuri Material Proyek Hotel Puluhan Juta, Pria di Kendari Ditangkap Polisi saat Teler Sabu
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







