Kejati Sultra Selidiki Dugaan Korupsi Pertambangan Nikel PT Mandala Jayakarta


Kendari - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pertambangan nikel yang dilakukan PT Mandala Jayakarta di Desa Boelambo, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara (Konut) sejak 2015 hingga 2021.
Langkah penyelidikan tersebut dituangkan dalam Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra Nomor: Print-D6a/P.3/Fd.1/08/2025 tertanggal 7 Agustus 2025. Salinan surat itu turut beredar di kalangan jurnalis.
Dalam dokumen tersebut, PT Mandala Jayakarta diduga melakukan penyalahgunaan dengan menambang di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) tanpa mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).
Selain itu, perusahaan juga disebut tidak menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari aktivitas pertambangannya, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, tim penyidik Kejati Sultra telah meminta keterangan sejumlah pihak terkait. Salah satu saksi yang sudah diperiksa adalah Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sultra.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sultra, Abdul Rahman Morra, membenarkan adanya penyelidikan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa dugaan korupsi yang menyeret PT Mandala Jayakarta kini menjadi perhatian serius kejaksaan.
“Iya (benar)," singkat Rahman saat dikonfirmasi Sultranesia.com, Selasa, 16 September 2025.
Meski begitu, hingga kini Kejati Sultra belum membeberkan secara rinci berapa potensi kerugian negara maupun siapa saja pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus ini.
Proses penyelidikan dipastikan akan terus berlanjut untuk mengungkap lebih jauh dugaan penyimpangan dalam operasi tambang nikel tersebut.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPemprov Sultra Tuntaskan Pengaspalan Jalan Rusak di Angata dan Tinanggea
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







