Kepala Rutan Kendari hingga Kolaka Diganti, Kakanwil: Siap Mental, di Sini Demo Tiap Hari!


Kendari - Empat Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi diganti.
Rotasi ini dilakukan dalam seremoni pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Aula Kantor Wilayah Ditjenpas Sultra, Jalan Haluoleo, Kompleks Bumi Praja, Kota Kendari, Jumat (23/5).
Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi.
Mutasi mencakup sejumlah posisi strategis. Rikie Noviandi Umbaran kini menjabat sebagai Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIA Kendari, menggantikan Plt. R. Teja Iskandar.
Sementara itu, Nurul Kiptiyah dipercaya memimpin Lapas Perempuan Kelas III Kendari, menggantikan Rina Setiari. Di Kolaka, Bambang Punto Herdiyanto mengambil alih kepemimpinan Rutan Kelas IIB dari Rusli Suryadi.
Di Baubau, Nasirudin ditetapkan sebagai Kepala Balai Pemasyarakatan, menggantikan Plt. Adhi Klistra Indra Setya.
Sejumlah pejabat struktural lainnya juga turut dilantik. Di antaranya Misyulwati sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Perempuan Kendari, La Idi sebagai Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIA Baubau, dan Alfitah Marlinda sebagai Kepala Pengamanan Lapas Perempuan Kendari.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Sulardi menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar formalitas. Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di Sultra.
“Rotasi jabatan adalah bagian dari dinamika organisasi. Ini merupakan upaya penyegaran dan peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di Sultra. Saya berharap para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik,” tegas Sulardi.
Namun di balik suasana seremoni, terselip pesan keras mengenai tantangan yang akan dihadapi pejabat baru.
“Sultra orangnya pandai dan kritis, makanya saudara siap mental. Hari-hari di sini pasti ada demo,” ujarnya blak-blakan di hadapan para pejabat baru.
Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa posisi strategis di Ditjenpas Sultra tidak bisa dianggap ringan. Tekanan eksternal seperti aksi-aksi protes sudah menjadi bagian dari rutinitas yang harus dihadapi.
Sulardi juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap warga binaan.
“Berpegang teguhlah pada aturan dalam mengambil setiap kebijakan, termasuk dalam pengawasan terhadap gerak-gerik warga binaan. Apabila mencurigakan dan terindikasi ada perbuatan tercela, segera lapor dan lakukan penindakan,” ujarnya lugas.
Ia meminta para pejabat baru untuk selalu waspada terhadap potensi pelanggaran yang mungkin terjadi di balik tembok lembaga pemasyarakatan, baik dalam bentuk pelanggaran disiplin, penyalahgunaan wewenang, maupun persekongkolan.
“Supaya saudara bisa membuktikan kalau saudara sudah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan tidak keluar dari koridor dan aturan-aturan yang sudah ditetapkan,” tambahnya.
Langkah rotasi ini merupakan bagian dari strategi Ditjenpas untuk memperkuat sistem pembinaan serta tata kelola pemasyarakatan yang transparan dan akuntabel.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaMotor Remaja 17 Tahun Dibakar di Buton Utara, Diduga karena Cemburu
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







