Kerjakan Jalan Beton 1,5 Kilometer dalam 2 Hari, TKA PT VDNI Tuai Pujian Warga


Etos kerja Tenaga Kerja Asing (TKA) PT Virtu Dragon Nikel Industri (VDNI) mendapat pujian dari netizen dan masyarakat sekitar perusahaan.
Pasalnya, para TKA itu mengerjakan jalan beton sepanjang 1,5 kilometer hanya dalam waktu dua hari.
Pujian dari netizen terhadap TKA Cina itu berawal saat akun facebook Queto Agatha memposting beberapa foto TKA Cina sedang mengerjakan jalan beton di Morosi dan memberi keterangan: Inilah realita TKA yang didatangkan dari Cina karena profesi tenaga ahlinya.
Postingan Queto Agatha yang awalnya menyudutkan TKA, malah mendapatkan komentar positif dari netizen. Salah satunya dari akun Galih Jhy yang mengatakan mau tenaga ahli atau tidak setidaknya jalan sudah dibeton.
“Dari pada tunggu pemerintah, itu TKA setelah dapat perintah dari perusahaan langsung kerja dan hanya waktu dua hari mereka sudah selesaikan beton jalan. Masyarakat nikmati hasilnya dan jalan tidak berdebu lagi," tulisnya dalam komentar.
Akun lain yang memuji kinerja TKA Cina PT VDNI bernama Rizal Ijal yang mengatakan para TKA Cina kalau bekarja sangatlah kuat. Tak mengenal waktu dan konsisten dalam menyelesaikan pekerjaannya.
"Tidak mengenal panas, dan tenaga TKA Cina luar biasa. Ini tidak bisa dipungkiri lagi," tulisnya dalam kolom komentar.
Akun bernama Ruslan juga berkomentar positif tentang kinerja TKA Cina, dimana dirinya mengaku bersyukur atas keberadaan PT VDNI. Karena dengan adanya mega industri itu kita mendapatkan dampak positifnya.
"Cina luar biasa, dan kita harus bersyukur atas keberadaan perusahaan," katanya.
Tak hanya warganet, masyarakat sekitar juga memuji kerja TKA yang sangat cepat, seperti yang disampaikan Syarif warga Desa Wonua Moringi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe.
Syarif mengatakan dirinya sangat kaget pekerjaan jalan beton sepanjang 1,5 kilometer itu bisa selesai hanya dal dua hari saja.
“Mereka mulai itu dari hari Kamis dan selesai besoknya. Dan mereka bekerja tidak asal-asalan karena beton yang mereka kerja kualitasnya sangat bagus," katanya.
Pria yang sehari-hari berdagang itu berterima kasih kepada pihak PT VDNI, karena telah mau mengerjakan jalan tersebut. Karena sehari-hari jalan tersebut sangatlah berdebu dan membuat masyarakat sekitar setiap hari harus bermandikan debu.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPeluang Diana Masse Menangkan Pilwabup Kolaka Timur Terbuka Lebar
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







