Korban Dibegal, Ditikam hingga Meninggal, Pacar Malah Kabur: Orang Tua Lapor Polisi!


Kendari - Orang tua korban resmi melaporkan seorang pria berinisial A ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) setelah anak mereka, SR, menjadi korban pembegalan dan percobaan rudapaksa di Pantai Batu Gong, Kabupaten Konawe.
Tragisnya, pacar korban justru melarikan diri saat kejadian, meninggalkan SR hingga mengalami luka tusuk yang berujung pada kematiannya.
Didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Sultra, keluarga korban melayangkan laporan atas dugaan tindak pidana membawa pergi anak di luar kemauan orang tua ke Ditreskrimum Polda Sultra pada Kamis (20/2).
“Pria yang membawa korban ke lokasi kejadian diduga melarikan diri dari kewajibannya, sebagaimana diatur dalam Pasal 454 KUHP,” jelas Pendamping Kuasa LBH HAMI Sultra, Sri Ayu Rahayu N.
Sri Ayu menegaskan bahwa laporan ini merupakan bentuk permintaan pertanggungjawaban dari keluarga korban. Mereka kecewa karena sejak SR dirawat di rumah sakit hingga meninggal dunia, lelaki berinisial A tak pernah menjenguknya.
Bahkan, seluruh biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh keluarga korban tanpa ada bantuan dari A.
Ia juga mendesak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dan menangkap terlapor agar diproses secara hukum.
“Di Pasal 454 itu jelas menyatakan setiap orang yang membawa pergi anak di luar kemauan orang tua atau walinya, tetapi dengan persetujuan anak itu sendiri, dipidana karena melarikan anak. Pidana penjara paling lama 7 tahun,” pungkasnya.
Sebelumnya, peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (14/2/) pekan lalu. SR dan kekasihnya, A, menjadi korban pembegalan di Pantai Batu Gong sekitar pukul 23.30 WITA.
Saat itu, A yang tengah bersiap mengantar SR pulang tiba-tiba dipiting oleh pelaku yang tidak dikenal. Pelaku mengancam akan mengambil barang milik keduanya serta melakukan tindak asusila terhadap SR.
Alih-alih melindungi, A justru melarikan diri, meninggalkan SR seorang diri. Saat A kembali ke lokasi, SR sudah dalam kondisi bersimbah darah akibat luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya, sementara pelaku telah kabur.
Hingga kini, keluarga korban masih menanti keadilan dan berharap polisi segera menangkap serta memproses pria berinisial A sesuai hukum yang berlaku.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaKabid Propam Polda Sultra Sidak Polres Baubau, Personel Diperiksa Ketat!
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







