Korban Pengeroyokan 4 Mahasiswa UHO jadi Tersangka Penganiayaan Mahasiswi


Kendari - LMA (23) korban pengeroyokan empat mahasiswa yang merupakan juniornya di Universitas Haluoleo (UHO) Kendari kini ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang mahasiswi berinisial WWJ (21).
"Yang bersangkutan ditangkap berdasarkan bukti permulaan yang cukup diduga keras telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban WWJ," kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, Sabtu (22/9).
AKP Fitrayadi menerangkan, tersangka menganiaya korban pada 4 Mei 2023 sekitar pukul 18.00 WITA di sebuah indekos di Jalan Karisma Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari.
"Saat itu pukul 18.00 WITA tersangka datang ke kos korban dan terjadi pertengkaran, saat itulah tersangka memukul korban yang mengenai lengan kanan dan langsung pergi," jelas Fitrayadi.
Kemudian dini hari, pukul 01.00 WITA, tersangka datang lagi ke kos korban dengan maksut menyelesaikan masalah sebelumnya secara baik-baik, namun korban tak mau. "Di situ tersangka menampar korban lagi," jelasnya.
Mantan Kasat Reskrim Polres Konsel ini mengungkapkan, bahwa kasus ini masih ada kaitanya dengan pengeroyokan yang dilakukan empat mahasiswa UHO berisial H (21), MAE (20), LOMS (23) dan SE (21) terhadap tersangka LMA.
"Jadi masih berkaitan dengan empat mahasiswa yang kami tahan sebelumnya. Keempat orang itu kami tahap atas laporan tersangka LMA. Dasar pengeroyokan empat mahasiswa itu karena tak terima letingnya (mahasiswa WWJ) dianiaya oleh tersangka LMA," jelasnya.
Kini seluruh tersangka telah ditahan di sel tahanan Mapolresta Kendari selama 20 hari ke depan untuk proses penyidikan selanjutnya.
Diketahui pula, tersangka LMA ini juga pernah viral karena disekap dan dikeroyok oleh dua waria karena tak bayar uang open booking out atau BO di BTN Graha Cempaka Asri, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sabtu, 14 Januari 2023 lalu.
Saat itu, LMA memesan seorang waria yang tidak diketahui identitasnya melalui aplikasi MiChat. Setelah saling chat, keduanya janjian ketemu di kontrakan waria tersebut.
Saat si pria berada di dalam kamar, waria tersebut meminta bayaran tetapi korban mengaku tidak memiliki uang. Waria tersebut marah dan memanggil rekan waria lainnya. Keduanya langsung menganiaya korban bersama-sama.
Editor: Muh Fajar RA
Berita BerikutnyaKurir Narkoba Diduga Jaringan Lapas Kendari Ditangkap, 640 Gram Sabu Disita
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







