Korupsi Bandara, Eks Bupati Buton Selatan Divonis 9 Tahun Penjara


Kendari - Eks Bupati Buton Selatan (Busel) La Ode Arusani divonis 9 tahun kurungan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Kendari dalam kasus korupsi belanja jasa konsultasi penyusunan dokumen studi kelayakan Bandara Kargo di Busel Tahun 2020.
Vonis tersebut dibacakan oleh Hakim Ketua Arya Putra Negara didampingi hakim anggota Muhammad Rutabuz A, dan Wahyu Bintoro di ruang sidang Tipikor Kendari pada Kamis (13/6).
Diektahui, La Ode Arusani divonis 9 tahun oleh hakim, lebih rendah 1 tahun dari 10 tahun tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Selain Arusani, empat terdakwa lain juga divonis penjara berbeda-beda.
Terdakwa Ahmad Ede, tenaga ahli PT Tatwa Jagatnata divonis 7 tahun penjara. Lalu, terdakwa Endang Siwi Handayani, Direktur PT Tatwa Jagatnata selaku konsultan pelaksana divonis 6 tahun penjara.
Kemudian terdakwa Abdul Rahman, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dipidana selama 4 tahun penjara.
Terakhir, Erick Octora Hibali Silondae, mantan Kepala Dinas Perhubungan Busel sekaligus KPA mendapat vonis 1 tahun 2 bulan penjara.
Menanggapi putusan itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buton Ledrik Viktor Mesak Takaendengan mengaku puas meski putusan masa tahanan dibawah tuntutan JPU.
Kajari Ledrik mengapresiasi perjuangan tim penyidik dan JPU Kejari Buton yang sudah bekerja sekira 1 tahun lebih demi mengungkap kasus ini.
"Ini sudah tugas kita, memberantas korupsi. Siapapun dia, mau pejabat, mau pengusaha, semuanya sama di mata hukum. Kalau salah dan korup kita akan tindak tegas,” tegasnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaTindaklanjut Arahan Mendagri, Pemprov Sultra Siapkan Langkah Tangani TBC
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







