KPK Periksa 6 Pejabat dan ASN Pemkab Muna Terkait Kasus Suap Dana PEN


Kendari - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa enam pejabat dan ASN Pemerintah Kabupaten Muna terkait kasus dugaan suap pengurusan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Keenam orang tersebut diperiksa sebagai saksi pada Rabu 1 November 2023 di Kantor BPKP Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Hari ini tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi. Muhammad Syahrun Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Muna tahun 2018-2022 atau Sekretaris Bappeda Kabupaten Muna 2022," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (1/11) dikutip dari Detikcom.
Beberapa orang yang dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi hari ini di antaranya Sekretaris Bappeda Kabupaten Muna periode 2022 Muhammad Syahrun.
Kemudian Sekretaris Dinas PUPR merangkap Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muna Muhammad Aswan Kuasa, ASN bagian PBJ Sekretariat Daerah Kabupaten Muda La Ode Muhammad Taufiq, Bagian PBJ Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Afinadi.
Kemudian PNS atau Pokja ULP Kabupaten Muna Farid Ismail Unsu dan Kepala Seksi Pembangunan Pemkab Muna Laode Muhamad Sarlan Saera.
Diketahui, KPK sebelumnya telah mengumumkan adanya penyidikan baru dugaan kasus suap dalam pengurusan dana PEN Kabupaten Muna periode 2021-2022. Tim penyidik telah menetapkan beberapa tersangka dalam kasus ini.
Berdasarkan sumber yang dihimpun Sultranesia, empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK adalah Bupati Muna La Ode Muhammad Rusman Emba, Ketua DPC Gerindra Muna La Ode Gomberto, Ardian Noervianto selaku eks Dirjen Kemendagri, dan LM Syukur Akbar selaku eks Kadis di Muna.
Editor: Muh Fajar RA
Berita BerikutnyaRatusan Hektar Hutan dan Lahan di Sultra Terbakar Sepanjang 2023
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







