Kronologi Pria di Kolaka Tikam Kakak Kandung, Berawal dari Tagihan Utang


Kolaka – Percekcokan masalah utang-piutang berujung petaka bagi EA (29) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pria tersebut harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditikam oleh adik kandungnya sendiri, ES (26).
Peristiwa berdarah ini terjadi di kediaman orang tua mereka di Dusun Hakanggapu, Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.
Insiden bermula saat korban, sedang bersiap untuk berangkat kerja. Pada saat yang sama, adiknya, ES, datang berkunjung ke rumah. Pertemuan itu berubah menjadi petaka ketika EA menagih pinjaman uang kepada ES.
Merasa tersinggung ditagih utang, ES yang tersulut emosi seketika berlari ke arah dapur dan mengambil sebilah pisau. Tanpa ampun, pelaku langsung menyerang kakaknya.
"Kejadian itu bermula saat EA menagih utang kepada adiknya. Saat ditagih pelaku kemudian emosi, lalu mengambil sebilah pisau dapur dari rak piring dan melakukan penikaman terhadap korban," ujar Kasi Humas Polres Kolaka, Aipda Riswandi, Minggu (24/5/2026).
Akibat serangan tersebut, korban menderita dua luka tikaman, masing-masing di bagian lengan kanan dan punggung (tulang belakang).
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pomalaa sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka untuk mendapatkan perawatan intensif.
Usai melakukan aksinya, ES sempat melarikan diri dari lokasi kejadian. Tim Elang Anti Bandit Satreskrim Polres Kolaka yang menerima laporan langsung melakukan pengejaran.
Setelah buron selama hampir dua hari, pelarian ES akhirnya berakhir. Polisi berhasil membekuk pelaku di wilayah Kecamatan Pomalaa pada Sabtu (23/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WITA.
Saat ini, ES telah diamankan di Mapolres Kolaka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Polisi memastikan kasus ini akan ditangani secara profesional sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaBikin Macet, Kendaraan Parkir Sembarangan di Kendari Kini Ditindak Tegas
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







