Lagi, Polda Sultra Serahkan Tersangka Ilegal Mining di Konut ke Jaksa


Kendari - Penyidik Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerahkan tersangka dan barang bukti ilegal mining ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe pada Senin (28/11).
Tersangka yang diserangkan tersebut adalah A Taufik Yusuf alias Upik.
Penyidikan kasus tersebut berdasarkan laporan polisi LP Nomor: LP/A/548/X/2022/SPKT Ditrekrimsus/Polda Sultra, tertanggal 27 Oktober 2022.
Lalu, berkas perkara tersangka Upik dinyatakan lengkap atau P21 dengan Nomor: B-2816/P.3.4/EKU 1/II/2022, pada tanggal 24 November 2022.
"Dan hari ini kami menyerahkan tersangka atas nama A Taufik Yusuf alias Upik dan barang bukti atau tahap II ke Kejari Konawe untuk disidangkan," jelas Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Priyo Utomo.
Diberitakan sebelumnya, tim gabungan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara diback up Tipidter Bareskrim Mabes Polri dan Polres jajaran mengungkap penambangan ilegal di Konawe Utara (Konut).
Penambangan ilegal yang berhasil diungkap itu berada di lokasi eks IUP PT Hafar Indotech di Desa Mandiodo, Kecamatan Molawe, Konawe Utara, pada Rabu (26/10) malam.
Dalam pengungkapan tersebut, satu orang pelaku penambangan ilegal berinisial ATY atau A Taufik Yusuf ditangkap. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa empat unit eksavator.
"Saat ini ATY sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan sudah kami tahan," kata Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Priyo Utomo, Senin (31/10).
AKBP Priyo mengatakan, selain menangkap dan menetapkan ATY sebagai tersangka, pihaknya juga telah mengantongi identitas pendana dari ATY berinisial BC.
"Saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadap BC," tegasnya.
Mantan Kanit Resmob Polda Jawa Tengah ini mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil dari patroli mining yang rutin digelar Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra dalam beberapa waktu terakhir.
"Dari hasil patroli itu lah kami mendapatkan informasi adanya penambangan ilegal di eks IUP PT Hafar Indotech, yang saat ini masuk konsesi PT Antam. Pnangkapan kami lakukan malam hari karena ada upaya penambang ilegal tersebut hendak mengelabui petugas dengan beroperasi pada malam hari," urainnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPPI Dunia dan VDNI Teken MoU Hilirisasi Tambang Berbasis Lingkungan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







