Lukman Abunawas hingga Bachrun Labuta Masuk Bursa Ketua PDI Perjuangan Sultra 2025-2030

Sultranesia
1 Min Baca
Lukman Abunawas hingga Bachrun Labuta Masuk Bursa Ketua PDI Perjuangan Sultra 2025-2030
Ilustrasi PDIP. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Muncul deretan nama yang diusulkan sebagai bakal calon (bacalon) Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2025-2030. Usulan itu datang dari tingkat bawah, yakni Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Sultra.

Juru bicara DPD PDI Perjuangan Sultra, Agus Sana’a, menegaskan bahwa partainya tidak mengenal sistem voting terbuka. Menurutnya, penentuan calon Ketua DPD dilakukan melalui mekanisme demokrasi terpimpin.

“Setiap PAC, mengusulkan dua nama calon Ketua DPD. Usulan disampaikan melalui format yang sudah ditentukan, diplenokan di tingkat PAC dan DPC, sebelum diserahkan ke DPD,” ujar Agus dalam keterangannya, dikutip Rabu (3/9).

Setelah seluruh nama dikumpulkan, DPD PDI Perjuangan akan meneruskan usulan tersebut ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk dilakukan fit and proper test, tes psikologi, dan wawancara terhadap para calon.

“Uji kelayakan dilaksanakan secara daring mengingat efisiensi biaya dan waktu,” lanjut Agus.

Proses seleksi ini nantinya akan menghasilkan satu nama yang ditetapkan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra.

Nama tersebut akan diumumkan dalam amplop tertutup pada Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Sultra yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025.

Deretan nama yang mencuat sebagai bacalon Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra antara lain: Ketua DPD saat ini, Lukman Abunawas; Wakil Ketua DPRD Sultra, La Ode Freby Rifai; Anggota Komisi II DPRD Sultra, Nur Salam Lada; Ketua Komisi III DPRD Sultra, Sulaeha Sanusi; Anggota Komisi IV DPRD Sultra, Gunartin; Anggota DPR RI, Ahmad Safei; Bupati Wakatobi, Haliana; dan Bupati Muna, Bachrun Labuta.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaPolisi Tangkap Pria Terkait Kasus Pencabulan Anak di Kendari
Bagikan:

Baca Juga