Mabuk, Pria di Muna Aniaya Istri hingga Meninggal Dunia


Kendari - Seorang pria berinisial LAK (65) menganiaya istrinya sendiri, WBE (57), hingga meninggal dunia. Peristiwa tragis itu terjadi di Desa Bangkali, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, pada Jumat dini hari, 17 Januari 2026, sekitar pukul 01.00 WITA.
Kasi Humas Polres Muna, Iptu Muh Jufri, menjelaskan bahwa insiden bermula saat pelaku pulang ke rumah dalam keadaan mabuk setelah mengonsumsi minuman keras. Tanpa sebab yang jelas, pelaku langsung mematikan seluruh lampu rumah dan meluapkan amarahnya kepada korban.
"Setibanya di rumah, pelaku langsung marah dan melakukan kekerasan terhadap korban, meski tidak ada pemicu pertengkaran sebelumnya,” ujar Iptu Jufri.
Dalam kondisi emosi tak terkendali, LAK diduga memukul dan menganiaya korban hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri. Usai melakukan aksinya, pelaku meninggalkan rumah dan pergi ke kebun.
Korban baru ditemukan oleh anggota keluarga sekitar pukul 05.30 WITA dalam kondisi tergeletak di lantai kamar, tidak sadarkan diri dan mengalami gangguan pernapasan. WBE kemudian dilarikan ke RSUD dr. LM. Baharuddin Raha untuk mendapatkan penanganan medis.
Karena kondisinya semakin memburuk, korban dirujuk ke Rumah Sakit Jantung Kendari. Namun, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawa korban. Sekitar pukul 20.00 WITA, WBE dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif.
Sementara itu, LAK telah diamankan oleh pihak kepolisian dan kini ditahan di Polres Muna. Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara lengkap dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga dan/atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaSetahun Pimpin Pemkot, Wali Kota Kendari Evaluasi Kinerja OPD
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







