Ngeri! Seorang Wanita Disabet Parang saat Nongkrong di Batbat Kendari


Kendari - Aksi teror jalanan terjadi di kawasan Batbat, Jalan ZA Sugianto, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) atau dikenal dengan Batbat Kendari pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 23.00 WITA. Seorang wanita menjadi korban sabetan parang yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) saat sedang bersantai di lokasi tersebut.
Insiden itu bermula ketika korban tengah menikmati suasana malam bersama rekannya di kawasan Batbat. Tiba-tiba, sebuah sepeda motor trail yang ditumpangi tiga pria tak dikenal memasuki lokasi dengan gerak-gerik mencurigakan, seolah sedang mencari seseorang.
"Awalnya korban sedang duduk-duduk di dalam Batbat. Tiba-tiba datang satu motor bonceng tiga yang terlihat sedang mencari orang di lokasi," ujar Dantim Perintis Presisi Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, Minggu (2/8) malam.
Setelah berkeliling namun tidak menemukan orang yang dicari, salah seorang pelaku diduga naik pitam. Ia mencabut parang, menyeretnya ke tanah, lalu mengayunkannya secara membabi buta ke arah warga yang berada di sekitar lokasi.
Akibatnya, sabetan senjata tajam tersebut mengenai kaki korban. Dalam situasi panik, korban awalnya tidak menyadari dirinya telah terluka.
"Korban sempat mengira hantaman tersebut hanya berasal dari sepotong kayu biasa," jelas Bripka Boy.
Korban kemudian berlari meninggalkan lokasi bersama seorang rekan prianya. Namun sesaat kemudian, ia merasakan nyeri hebat pada kakinya. Setelah diperiksa, celananya robek dan bagian bawah lutut mengalami luka sayatan yang mengeluarkan banyak darah.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Tim Perintis Presisi Polda Sultra langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku berdasarkan ciri-ciri kendaraan maupun identitas yang berhasil dihimpun. Namun, para pelaku berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaNiat Beri Tumpangan, Pemuda di Kendari Nyaris Jadi Korban Begal
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







