Oknum Pegawai BPN Mubar Diduga Lakukan Pungli Pengurusan Sertifikat


Muna Barat - Pemerintah terus berusaha memberikan percepatan dan keringanan bagi masyarakat. Salah satunya dengan pembagian sertifikat tanah secara gratis.
Sayangnya, masih ada saja oknum-oknum nakal yang coba mencedarai layanan prima yang coba diwujudkan pemerintah saat ini.
Seperti yang terjadi di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra). Salah seorang oknum pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mubar diduga melakukan pungutan liar atau pungli kepada masyarakat dalam pembuatan sertifikat tanah.
Oknum pegawai BPN berinisial AL tersebut diduga meminta masyarakat membayar biaya pengurusan sertifikat tanah hingga Rp 2,6 juta.
"Kita dimintai uang Rp 2,6 juta untuk pengurusan sertifikat. Tapi sampai 8 bulan berjalan sertifikat tidak kunjung terbit,” kesal salah seorang warga Suka Damai, Kecamatan Tiworo Tengah, yang namanya kami inisialkan LM, kepada Sultranesia.com beberapa waktu lalu.
Hal yang sama juga dialami LK, warga Desa Wapae, Kecamatan Tiworo Tengah yang berencana menyertifikatkan sebidang tanahnya yang terletak di Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara.
"Saya juga dimintai uang Rp 2,6 oleh AL untuk urus sertifikat. Janjinya akan segera terbit sertifikat. Sampai sekarang belum ada," ungkap AL.
Saat dikonfirmasi, Kepala BPN Mubar, Mohamad Zakaria mengaku akan segera mengatasi masalah tersebut. Pihaknya juga telah memanggil oknum yang dimaksud.
"Saya sudah tangani ini Insya Allah Januari sudah bisa diserahkan sertipikatnya," tulis Mohamad Zakaria melalui WhatsApp pribadinya.
Dirinya mengaku pengurusan sertifikat tanah tersebut masuk ke dalam program PTSL atau Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap tahun 2022.
Program PTSL telah diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2018. Program ini gratis dan telah berjalan sejak tahun 2018 dan direncanakan akan berlangsung hingga tahun 2025.
"Nanti saya juga perintahkan kembalikan uangnya," janjinya.
Dirinya juga mengimbau masyarakat agar mengurus sertifikat tanah tanpa perantara. Sebab saat ini pelayanan Kantor BPN Mubar lebih cepat dan nyaman.
"Kami mengimbau warga Mubar agar mengurus sendiri administrasi pertanahannya. Bayarlah biaya sesuai aturan yang berlaku," tutupnya.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaTenun Khas Muna Barat Ditampilkan dalam Sultra Tenun Karnaval 2022
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







