Panti Asuhan Annur Azwar Laporkan Dua Kasus ke Polresta Kendari


Kendari - Pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau Panti Asuhan Annur Azwar resmi melapor ke Polresta Kendari.
Laporan tersebut resmi dibuat pada Senin, 5 Juni 2023. Tak tanggung-tanggung, ada dua laporan yang dibuat pihak pengelola panti, pertama laporan atas dugaan pencemaran nama baik, dan laporan dugaan perusakan.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, membenarkan laporan tersebut. Dia bilang, laporan sudah diterima dan dalam tahap penyelidikan.
"Yang jelas semua kasus bukan hanya ini (laporan Panti Asuhan Annur Azwar), yang ada laporannya di Mapolresta Kendari akan ditindaklanjuti," kata Fitrayadi saat dikonfirmasi, Selasa (20/6).
Fitrayadi mengatakan, pihaknya juga sudah meminta keterangan pihak pelapor.
"Ini kan masih penyelidikan, jadi anggota ke sana, nanya-nanya (pihak pelapor), itu sudah bagian dari penyelidikan," jelasnya.
Selain itu, lanjut Fitrayadi, pihaknya juga sudah meminta keterangan satu dari lima orang yang dilaporkan oleh pihak panti asuhan.
"(Terlapor) baru satu yang dimintai keterangan, rencananya minggu ini akan dipanggil lagi yang lainnya," ungkapnya.
Kuasa Hukum Panti Asuhan Annur Aswar, Rito Mayono, menyerahkan sepenuhnya laporan kasus tersebut ke pihak kepolisian untuk dituntaskan.
Pihaknya juga siap membantu pihak kepolisian dengan menyiapkan bukti-bukti pendukung atas dua laporan itu.
"Kami juga masih akan menghadirkan saksi-saksi setelah para terlapor diperiksa," katanya.
Diketahui, Panti Asuhan Annur Azwar melaporkan lima orang berinisial MR, BS, RR, TT dan T atas dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik. Dimana Panti Asuhan Annur Azwar dituduh melakukan eksploitasi anak.
Laporan: Rijal | Editor: Wiwid Abid A
Berita BerikutnyaTingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa, Teach Cast With Oxford Gandeng Smart School Kendari
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







