Pemilu 2024 di Sultra, Pemilih Perempuan Lebih Banyak dari Laki-laki


Kendari - Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk Pemilu 2024 sudah ditetapkan sebanyak 1.867.931 orang.
Dari jumlah tersebut dapat dilihat pemilih perempuan lebih banyak ketimbang laki-laki. Rinciannya 936.633 pemilih perempuan, 931.298 pemilih laki-laki.
Jutaan wajib pilih di Bumi Anoa itu akan diurus oleh KPU di 17 kabupaten kota yang tersebar di 221 kecamatan, 2.285 desa kelurahan, 8.154 TPS terdiri dari 1.105 panitia pemilihan kecamatan, 663 sekretariat panitia pemilihan kecamatan, 6.855 panitia pemungutan suara, 6.855 sekretariat panitia pemungutan suara dan 57.078 kelompok penyelenggara pemungutan suara.
Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto dalam sambutannya saay membuka rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 di Hotel Claro Kendari menyampaikan beberapa arahan.
"Apabila kita menghitung mundur 29 hari lagi menuju pemilu. Rakor ini merupakan bagian yang sangat penting dalam menyongsong proses demokrasi yang menjadi fondasi kuat bagi kelangsungan negara dan pemerintahan yang berdaulat," kata Andap, kemarin.
Andap menyampaikan peran pemerintah dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 yang didasari pada Pasal 434 UU Nomor 7/2017 tentang pemilu yaitu:
Pertama penugasan personel pada sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panwaslu Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kedua, penyediaan sarana ruangan sekretariat PPK, Panwaslu Kecamatan dan PPS. Ketiga, palaksanaan sosialisasi terhadap peraturan perundang-undangan pemilu.
"Saya titip kepada teman-teman para bupati dan walikota tolong alokasi dilengkapi dengan surat perintah yang juga dilakukan pembekalan dan kesiapan bagi masing-masing petugas pada setiap PPK, Panwaslu dan PPS itu terpenuhi termaksud juga bagaimana mekanisme pelaporannya," katanya.
Keempat, pelaksanaan Pendidikan politik bagi pemilih untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Kelima, kelancaran transportasi pengiriman logistic pemilu. Keenam, pemantauan kelancaran penyelenggaraan pemilu dan kegiatan lain sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan pemilu.
"Jadi intinya partisipasi masyarakat itu hadir, kita juga harus menghitung anomaly musim, termaksud juga pada saat pengeceran logistik dan petugas pengamanan menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan," pungkasnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaASR Temui Ribuan Relawan Petani di Konawe Selatan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







