Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Kembali Terjadi di Kota Kendari


Kendari - Sebuah insiden pencurian terjadi di sekitar Masjid Al Alam, Kendari, Sulawesi Tenggara pada Kamis (25/7).
Encep, seorang pegawai Bea Cukai, menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Kejadian ini terjadi saat Encep bersama rekannya sedang jogging di area masjid tersebut.
Mobil Encep, sebuah Avanza hitam bernomor polisi DT 1299 MF, diparkir di gerbang masuk masjid. Namun, saat kembali dari jogging, mereka menemukan kaca samping mobil telah dipecah, dan dompet milik Encep yang berisi kartu ATM, identitas, serta dokumen penting lainnya hilang.
"Saat kami kembali, kaca mobil sudah pecah, dompet berisi kartu ATM, identitas, dan dokumen penting lainnya sudah hilang," ungkap Encep, masih dalam keadaan syok.
Polresta Kendari segera merespons laporan ini dengan mengirim tim Inavis untuk melakukan identifikasi di tempat kejadian. Tim tersebut juga mengambil kaca mobil yang pecah sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengumpulkan bukti.
Encep berharap polisi dapat segera mengungkap pelaku dan mengembalikan rasa aman yang sempat hilang dari dirinya. "Saya berharap polisi dapat segera menangkap pelaku," katanya.
Kejadian ini mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati, bahkan di tempat yang dianggap aman. Selain itu, ini juga menjadi tantangan bagi pihak berwenang untuk meningkatkan keamanan di sekitar area tersebut.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaSi Jago Merah Hanguskan Rumah Janda Tua di Muna Barat
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







