Pertamina dan Intel Kodam Bongkar Praktik Penimbunan Solar di Baubau


Kendari - Satgas Pertamina dan Intel Kodam XIV/Hasanuddin Regional Sulawesi berhasil membongkar praktik culas penimbunan BBM jenis Solar yang diambil dari sejumlah SPBU yang ada di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sumber menjelaskan bahwa pengungkapan itu berlangsung pada Selasa, 16 April 2024 pukul 20.17 WITA malam.
Saat itu, setelah melakukan penyelidikan, tim menemukan mobil truk yang dikemudikan pria berinisial M dengan tangki rakitan 300 liter mengisi BBM jenis Solar di SPBU Pertamina Haji S di Jln Pahlawan, Kota Baubau.
Selanjutnya, Solar tersebut ditimbun di gudang samping rumah pribadi M yang berada di Jln Pahlawan.
Sumber menjelaskan bahwa aktivitas penimbunan Solar ini sudah berlangsung selama dua tahun.
Dalam menjalankan aksinya, terduga pelaku penimbunan menggunakan dua mobil Dumping dan satu mobil truk yang masing-masing menggunakan tangki rakitan kapasitas 200 dan 300 liter.
Sumber menyebut, ada tiga SPBU yang dijadikan tempat untuk membeli Solar, yakni SPBU milik Haji K, SPBU milik Haji B dan SPBU milik Haji S.
Setiap harinya sesuai jadwal pengisian, ketiga mobil milik terduga pelaku penimbunan mengantri di tiga SPBU tersebut sebanyak tiga kali, dengan rata-rata memperoleh 900 liter Solar.
Para sopir pengantri Solar itu membeli di ketiga SPBU dengan harga Rp 6.800 per liter, plus uang Rp 50 ribu untuk operator.
Kata sumber Intel Kodam, uang Rp 50 ribu yang diberikan ke operator tersebut guna memuluskan pengisian atau pengantrian sampai tiga kali dalam sehari.
Saat ini digudang penimbunan, Satgas Pertamina dan Intel Kodam menemukan ada sekitar 2 ton BBM jenis Solar yang disimpan di dalam 11 drom dan 11 jerigen.
Dari hasil pengembangan, gudang penimbunan itu dimiliki oleh tiga orang, masing-masing berinisial AN, AM dan B.
Sumber mengungkapkan bahwa Solar yang ditimbun itu dijual kembali ke sejumlah proyek yang ada di Kota Baubau dengan harga Rp 170 ribu per gen.
Dari hasil pengembangan juga ditemukan bahwa terduga pelaku penimbunan memilik tangki pompa rakitan bongkar pasang berkapasitas 5 ton yang sesekali digunakan untuk mengambil atau menjual BBM ilegal.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaOperasi Ketupat Anoa 2024 Polres Konut Berakhir Aman dan Kondusif
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







