Pilu Gadis di Kendari Bertahun-tahun Jadi Korban Rudapaksa Pamannya


Kendari - Seorang gadis yang masih di bawah umur di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban rudapaksa pamannya selama bertahun-tahun.
Pelaku berinisial YF alias P sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polresta Kendari.
"Pertama kali pelaku melakukan perbuatannya pada 2023, kemudian berlanjut, dan terakhir melakukannya lagi pada 26 Maret 2025," kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Nirwan Fakaubun dalam keterangan persnya, Rabu (14/5).
Awal peristiwa pilu yang menimpa korban itu terjadi pada medio 2023. Kata Nirwan, korban memang sering berada di teras rumah tersangka untuk menggunakan Wifi.
Lalu, saat kondisi rumah sepi, tersangka memanggil korban untuk masuk ke dalam kamar, korban sempat menolak, tapi tersangka terus membujuknya.
Saat korban berada di kamar, tersangka memaksa korban melakukan hubungan badan, namun korban menolak, tapi karena dipaksa, korbanpun dirudapaksa.
Sejak peristiwa pertama itu, tersangka terus mengulanginya beberapa kali, hingga bertahun-tahun. Korban tak berani melapor karena takut dan malu akan diberitahu ke orang tuannya.
Tersangka juga mengiming-imingi korban akan bertanggung jawab dengan menafkahi dan menikahi korban.
Kini, tersangka sudah mendekam di balik jeruji besi penjara Polresta Kendari dan menunggu sanksi berat.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaRemaja 17 Tahun di Buton Utara Diciduk Polisi Usai Curi Motor, Ini Kronologinya
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







