Polda Sultra Musnahkan 7 Kg Lebih Barang Bukti Narkoba dari Empat Tersangka


Kendari - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara memusnahkan lebih dari 7 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus selama periode Desember 2025 hingga Januari 2026.
Pemusnahan digelar di depan Tribun Presisi Polda Sultra, Rabu (4/3), dan dipimpin langsung Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr Gidion Arief Setyawan.
Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari tiga kasus berbeda dengan total empat orang tersangka.
Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita sabu seberat 6.268,8038 gram dan ganja 958,63 gram atau lebih dari 7 kilogram.
Seluruh barang bukti kemudian dimusnahkan menggunakan incinerator milik BPOM Kendari sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Wakapolda Sultra dalam sambutannya menegaskan bahwa narkoba masih menjadi ancaman nyata bagi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Peredaran narkotika, kata dia, tidak hanya merusak tatanan sosial, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda yang seharusnya menjadi aset pembangunan daerah dan bangsa.
Menurutnya, dampak narkoba sangat luas, mulai dari gangguan kesehatan, meningkatnya angka kriminalitas, hingga terganggunya stabilitas sosial.
"Karena itu, Polda Sultra berkomitmen memperkuat pemberantasan narkotika melalui penegakan hukum yang tegas serta kolaborasi lintas instansi," kata Waka Polda.
Ia juga menyoroti besarnya jumlah barang bukti yang berhasil diamankan sebagai bukti bahwa peredaran narkoba di wilayah Sultra masih berada pada level serius.
Dari total narkotika yang dimusnahkan, diperkirakan sekitar 63.647 jiwa dapat terselamatkan dari potensi penyalahgunaan.
Polda Sultra pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba, demi menjaga generasi muda dan menyelamatkan masa depan Sulawesi Tenggara dari ancaman barang haram tersebut.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaCall Center 112 Kota Kendari Terima 2.716 Panggilan Sepanjang Februari 2026
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







