Polda Sultra Tetapkan 3 Tersangka Penambang Emas Ilegal di Bombana, Langsung Ditahan!


Kendari - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penambangan emas ilegal di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Ketiga tersangka berinisial HR, HKM, dan ASB kini resmi ditahan di Rumah Tahanan Polda Sultra.
Direktur Reskrimsus Polda Sultra, Kombes Pol Dody Ruyatman, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar serangkaian pemeriksaan dan mengumpulkan alat bukti.
"Dari penindakan yang telah dilaksanakan oleh Ditreskrimsus, telah ditetapkan tiga tersangka dengan inisial HR, HKM dan ASB," ujar Dody saat dikonfirmasi, Minggu (26/7).
Usai ditetapkan sebagai tersangka, ketiganya langsung menjalani penahanan. "Terhadap tersangka telah dilakukan penahanan," katanya.
Dody menegaskan proses hukum tidak berhenti pada penetapan tiga tersangka tersebut. Penyidik masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aktivitas tambang emas ilegal tersebut.
"Selanjutnya penyidik akan terus melakukan pengembangan dari perkara tersebut," tegasnya.
Kasus ini merupakan tindak lanjut dari operasi gabungan yang digelar Ditreskrimsus Polda Sultra bersama personel TNI dan Pemerintah Kabupaten Bombana di Desa Wumbubangka, Kamis (23/7/2026).
Operasi penegakan hukum tersebut dipimpin personel Subdirektorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Sultra dengan didampingi personel Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) serta unsur Pemerintah Kabupaten Bombana.
Dalam penyisiran di sejumlah titik, tim gabungan menemukan beberapa lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas penambangan emas tanpa izin. Sejumlah orang yang berada di lokasi turut diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Selain itu, aparat menyita berbagai barang bukti yang diduga digunakan dalam aktivitas pertambangan ilegal, di antaranya puluhan mesin domfeng, mesin crusher, serta mesin tromol untuk mengolah material tambang emas.
Menurut Dody, operasi tersebut merupakan bentuk komitmen aparat penegak hukum bersama TNI dan pemerintah daerah dalam memberantas praktik pertambangan ilegal yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.
"Penindakan ini merupakan bentuk komitmen kami bersama TNI dan pemerintah daerah dalam menegakkan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal. Seluruh saksi yang diamankan masih menjalani pemeriksaan, sementara barang bukti telah disita untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaAnniversary ke-5 Terios Club Indonesia Sultra Pererat Silaturahmi Komunitas Otomotif
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







