Polisi Bongkar Penjualan Kosmetik dan Skincare Ilegal di Kos-kosan Kendari


Kendari - Unit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari membongkar tindak pidana penjualan produk kosmetik dan skincare ilegal atau tanpa izin BPOM di Kos Jasmine, Lorong Anggur, Kelurahan Andunohu, pada Selasa, 14 Oktober 2025, malam.
Dalam operasi pengungkapan yang dipimpin Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari, IPDA Ariel Ginting, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.
Di antaranya, whitening body lotion merek Pink Beauty by Dewi berbagai ukuran, skincare Tabita Mercury sebanyak 13 paket, timbangan digital, stiker brand pribadi, lakban bening, serta tambahan whitening body lotion dalam pot sebanyak 20 buah.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan pengungkapan itu saat dikonfirmasi media ini, Kamis, 16 Oktober 2025, malam.
AKP Welli mengatakan bahwa pengungkapan tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya masih akan berkoodinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM.
"Siap pak. Masih penyelidikan, koordinasi ke BPOM dan PPNS BPOM," ungkapnya.
Mantan Kapolsek Mandonga ini bilang sudah ada pihak yang diperiksa, termasuk penjualnya.
"Ada beberapa yang sudah kita ambil keterangannya, salah satunya penjualnya pak," katanya.
Namun, AKP Welli menolak menyebut nama maupun inisial penjualnya, termasuk pemilik kosmetik dan skincare tersebut dengan alasan masih dalam tahap penyelidikan.
"Maaf belum bisa kami sampaikan bapak, karena masih lidik (penyelidikan)," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaTemui Petani di Konawe, Jaelani Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Harus Tepat Sasaran
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







