Polisi Dikabarkan Tindak PT PJP Atas Dugaan Ilegal Mining di Konut


Kendari - Pihak kepolisian dikabarkan melakukan penindakan terhadap aktivitas penambangan PT Putra Jaya Perkasa (PT PJP) di wilayah Marombo, Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), beberapa hari lalu.
Penindakan perusahaan tambang tersebut diduga terkait dugaan ilegal mining yang diduga dilakukan PT PJP.
Informasi yang dihimpun dari sumber Sultranesia.com, sejumlah alat berat berupa eksavator dan dump truk di police line polisi.
Police line dilakukan terhadap lima unit eksavator merek Sany di pit blok 90, tiga unit eksavator merek XCMG di pit Malibu, dan empat unit eksavator XCMG serta tiga unit dump truk merek Fuso di police line di jetty Malibu.
Sultranesia.com juga memperoleh foto-foto alat berat yang di police line polisi. Alat berat itu diduga milik PT PJP.
Informasi yang dihimpun dari sumber Sultranesia di internal kepolisian menyebut penindakan atas dugaan aktivitas penambangan ilegal PT PJP ditangani oleh Polres Konawe Utara.
Kapolres Konawe Utara, AKBP Achmad Fathul Ulum tidak merespon saat konfirmasi Sultranesia pada Selasa (1/11) siang terkait penindakan tersebut.
Sumber lain, Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sultra, Hendro Nilopo, juga menyebutkan bahwa polisi melakukan penindakan terhadap PT PJP.
Hendro menuturkan, setelah polisi melakukan penyegelan tambang ilegal di beberapa daerah di Sultra, pada pagi dini hari pihaknya kembali mendapatkan informasi terkait adanya penyegelan alat berat dan dump truk di wilayah Morombo oleh kepolisian.
Alat berat tersebut, kata Hendro, disegel saat sedang melakukan kegiatan burging ore nikel ke jetty eks PT Malibu. Adapun pemilik alat berat yang disegel tersebut diduga milik PT PJP.
"Jadi menurut kami ini merupakan poin plus bagi kepolisian, beberapa hari terakhir sudah banyak informasi yang kami terima terkait adanya penyegelan alat berat diduga milik penambang ilegal. Dan hari ini kami kembali mendapat informasi bahwa ada penyegelan lagi di wilayah Morombo yang diduga alat milik PT PJP," ungkap Hendro.
Hendro bilang, sekitar enam bulan lalu pihaknya telah menyoroti terkait dugaan pertambangan ilegal PT PJP di wilayah Blok Morombo. Dan hari ini, kata dia, dugaan yang pernah disampaikan tersebut akhirnya ada kepastian.
"Enam bulan lalu kalau tidak salah kami pernah menyoroti dugaan penambangan ilegal PT PJP, tapi saat itu mereka (PT PJP) masih bisa lolos. Dan sekarang akhirnya terungkap. Oleh karena itu kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kinerja kepolisian," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPolres Kolaka Ungkap Puluhan Kasus Narkoba Sepanjang 2022
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







