Polisi Gagalkan Transaksi Sabu di Kendari, 17 Paket Diamankan


Kendari - Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari menggagalkan dugaan transaksi narkotika jenis sabu di kawasan kos-kosan, Rabu dini hari (1/4). Seorang pria berinisial EJS (28) diamankan dalam operasi tersebut.
Penangkapan dilakukan sekitar pukul 01.00 Wita di area parkiran Kost Pondok Widya 3, Jalan Meohai 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-wua.
Polisi bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat terkait rencana transaksi narkotika di lokasi itu.
Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakkir Musni, mengatakan petugas langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku di tempat kejadian.
Saat digeledah, polisi menemukan 17 sachet plastik bening diduga berisi sabu dengan berat bruto 5,15 gram. Barang tersebut disembunyikan dalam tas samping hitam dan diletakkan di dalam kotak power bank.
Selain sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang pendukung, seperti pipet sendok, plastik pembungkus, dan klip sachet kosong. Satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk transaksi turut disita, bersama dokumen kendaraan milik tersangka.
Dari hasil pemeriksaan awal, EJS diketahui berprofesi sebagai wiraswasta dan merupakan warga Kabupaten Konawe Selatan. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam kasus ini.
“Tersangka mengakui menguasai dan menyimpan sabu tersebut. Saat ini kami masih melakukan pengembangan,” ujar AKP Andi.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kini, pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik, Stok Aman, Warga Diminta Tak Panik
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







