Polisi Sebut Tangkap 10 Perusuh saat Demo Randi-Yusuf di Polda Sultra


Kendari - Aksi memperingati wafatnya Randi dan Yusuf Kardawi di Mapolda Sulawesi Tenggara pada Senin (26/9) berakhir rusuh. Dalam kerusuhan tersebut, polisi menangkap 10 orang.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman meyebut, sepuluh orang yang ditangkap bukan mahasiswa, melainkan perusuh.
"(Yang ditangkap) ini bukan mahasiswa ya, ini perusuh. Kalau mahasiswa semua kami terima baik-baik, berdialog, kami bernegosiasi. Setelah itu mereka kembali ke kampus masing-masing," kata Kapolresta.
Eka mengungkapkan, ada penyusup yang sengaja masuk ke dalam barisan mahasiswa sehingga kerusuhan pecah.
"Ada penumpang gelap yang ingin kerusuhan, ingin adanya chaos. Ini bukan mahasiswa, kami ulangi, ini bukan mahasiswa. Ini adalah perusuh yang kami pukul mundur dan kami tangkap," tegasnya
Eka menegaskan, kesepuluh perusuh yang ditangkap itu akan diproses secara hukum untuk memberi efek jera.
"Kami akan menegakkan hukum agar ada efek jera bagi orang-orang yang berbuat kerusuhan di kota ini. Kami akan jerat dengan pasal pelanggaran ketertiban umum. Nanti akan kami konstruksikan pidananya, kami kumpulkan barang bukti dan saksi-saksi," pungkas Eka.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaFOTO: Presiden Jokowi Tiba di Bandara Haluoleo Lalu Menuju Kota Baubau
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







