Polisi Tangkap 9 Preman Pelaku Pengeroyokan di Kawasan MTQ Kendari


Kendari - Personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengamankan 9 orang yang diduga terlibat kasus pengeroyokan dan perusakan di kawasan MTQ Kota Kendari, Selasa (2/6) sekitar pukul 03.30 Wita dini hari.
Usai menerima laporan dan melakukan pemantauan, Unit Reaksi Cepat Ditreskrimum langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi lokasi persembunyian para pelaku di sebuah rumah kosong di kawasan THR Kendari, tak jauh dari MTQ.
Dari hasil pengembangan, petugas awalnya mengamankan seorang terduga pelaku berinisial AT. Penangkapan tersebut kemudian mengarah pada pelaku lainnya.
Pada hari yang sama hingga pukul 16.00 Wita, sebanyak 7 orang kembali diamankan. Hingga kini total 9 orang telah ditangkap bersama sejumlah barang bukti berupa senjata tajam dan kendaraan bermotor yang diduga digunakan saat beraksi.
Direktur Reskrimum Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Wibowo, menyampaikan bahwa aksi para pelaku sempat viral karena mengakibatkan korban mengalami luka-luka serta kerusakan kendaraan. Korban juga sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Saat ini kami masih memeriksa 9 orang tersebut untuk mendalami peran masing-masing. Salah satunya berinisial AH yang merupakan residivis kasus pengeroyokan,” kata Kombes Wisnu, Kamis (4/6/).
Ia menegaskan, tim Unit Reaksi Cepat masih terus memburu pelaku lain yang diduga terlibat. Polisi juga mengimbau para pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Selain itu, masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut diminta untuk melapor ke pihak kepolisian guna membantu proses penegakan hukum serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaKasus Korupsi MBG Terungkap, Kejati Didesak Periksa Seluruh Mitra SPPG di Sultra
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







