Pria di Kendari Nekat Jual Motor Keluarga untuk Main Judi Online


Kendari - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari telah menangkap seorang pria berinisial DA alias DD, seorang wiraswasta, yang diduga terlibat dalam kasus pencurian motor.
DA diketahui mengambil sepeda motor milik SU, seorang kerabat, tanpa seizin pemiliknya, pada Kamis, 29 Agustus 2024, sekitar pukul 18.30 WITA di Jalan Veteran, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.
Kasi Humas Polresta Kendari, IPDA Hariddin, mengungkapkan bahwa perbuatan DA ini dikenai pasal tentang pencurian dalam keluarga.
“Pelaku kami sangkakan Pasal 367 ayat 2 KUHP tentang pencurian dalam keluarga, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” jelas IPDA Hariddin, Jumat (1/11).
Pasal 367 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sendiri mengatur bahwa pencurian dalam keluarga adalah pencurian yang dilakukan oleh sanak atau keluarga korban, seperti suami istri, keluarga sedarah, atau semenda.
Pencurian dalam keluarga merupakan delik aduan relatif, artinya pelaku hanya dapat dituntut pidana jika ada aduan dari korban. Jika tidak ada aduan, maka pelaku pencurian dalam keluarga tidak akan dikenai sanksi hukum.
Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Revo berwarna hitam telah diamankan polisi. Menurut pengakuan korban, motor tersebut memiliki nilai sekitar Rp7 juta.
Penyidikan awal menyebutkan bahwa tersangka mengaku motor tersebut dibegal. Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, ditemukan fakta bahwa tersangka sendiri yang mengambil kendaraan tersebut.
“Motif tersangka adalah menjual motor tersebut dan menggunakan uangnya untuk berjudi online dan membeli minuman keras,” terang IPDA Hariddin.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPolda Sultra Buka Rekrutmen Calon Anggota Polri Bakomsus 2024
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







