Pria di Muna Dianiaya Gegara Kempeskan Ban Motor


Muna - Aksi penganiayaan terjadi di Desa Kamosope, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna, pada Senin, 30 Desember 2024 lalu. Seorang pria bernama Adhin menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, yang kini telah ditangkap oleh pihak kepolisian.
Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polres Muna, Ipda Akhmad Amin Harun, penganiayaan ini terjadi setelah pelaku yang berinisial LR merasa kesal terhadap korban, yang diduga telah mengempeskan ban motornya.
“Masalah dikasih kempes ban motornya waktu di acara Desa Pola (Kabupaten Muna),” ungkap Akhmad pada Jumat (3/1).
Peristiwa tersebut menjadi viral setelah sebuah video penganiayaan tersebar di media sosial. Dalam video tersebut, tampak Adhin yang mengenakan baju hitam dipukuli dengan keras oleh LR yang tidak mengenakan baju.
Korban dipukul beberapa kali di bagian wajah dan kaki, sementara lehernya juga dicekek oleh pelaku. Pemukulan itu berhenti ketika korban berhasil melarikan diri setelah melakukan perlawanan.
Setelah video viral, Polres Muna segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku pada Kamis, 2 Januari 2024, sekitar pukul 07.30 WITA, di Desa Kamosope.
“Pelaku LR berhasil ditangkap oleh personel Polsek Pure di lokasi tersebut,” jelas Akhmad.
Menurut informasi, korban dan pelaku sebenarnya bertetangga dan memiliki hubungan pertemanan yang cukup dekat, bahkan keduanya pernah bekerja bersama di bagang ikan di Papua. Namun, ketegangan yang terjadi terkait masalah pribadi itulah yang berujung pada penganiayaan ini.
Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaSinergi KADIN Sultra dan Bulog, RPK Jadi Andalan Ekonomi Kerakyatan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







