Pria yang Tendang-Rusak Dagangan UMKM di Kendari Dibekuk Polisi


Kendari - Pria yang melakukan aksi premanisme dengan menendang dan merusak lapak UMKM penjual gorengan di Jalan Lawata, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari pada Minggu (24/11) lalu akhirnya dibekuk polisi.
Pelaku langsung ditangkap dalam kurun waktu tiga jam setelah melakukan aksinya. Pelaku diketahui berinisial AA (29).
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko, mengatakan pelaku diringkus oleh Buser 77 Satreskrim dan Unit Intelkam Polresta Kendari sekitar pukul 21.30 Wita.
"Sudah ditangkap, 3 jam setelah kejadian. Ditangkap di Mandonga," ujarnya, Senin (25/11).
Saat ini pelaku itu telah dibawa ke Mako Polresta Kendari guna pemeriksaan lebih lanjut. "Masih diinterogasi untuk modus pelaku menendang korban," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Aksi premanisme terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali terjadi.
Kali ini korbannya adalah penjual gorengan yang berada di Jalan Lawata, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/11).
Aksi premanisme seorang pria berbaju hitam itu juga terekam oleh CCTV. Korban sudah melapor ke polisi dan berhadap pelaku segera ditangkap.
Dalam rekaman CCTV yang diterima media ini, pria tak dikenal itu tampak menggunakan baju hitam dan celana pendek. Dia lebih dulu mengamuk dan memaki-maki penjual gorengan yang ada di tempat itu.
Di lokasi itu, ada beberapa karyawan yang sedang sibuk menggoreng dan menjajakan gorengannya kepada konsumen yang datang.
Tidak ingin terjadi hal-hal buruk, mereka memilih fokus bekerja dan tidak ingin ikut campur saat si pria memaki-maki penjual gorengan itu.
Tidak lama kemudian, penjual gorengan itu duduk di kursi. Tetapi, si pria tiba-tiba melayangkan tendangan mengenai kepala korban. Akibatnya, korban jatuh dan tergeletak di tanah.
Usai kejadian, pelaku menghantam kaca tempat jual gorengan. Kemudian, ia kembali mengamuk lalu meninggalkan lokasi tersebut.
Editor: Denis Risman
Berita BerikutnyaAksi Premanisme Terhadap UMKM Kendari Kembali Terjadi, Pelaku Terekam CCTV
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







