Pungli dan Maladministrasi Jadi Ancaman, Ditjenpas Sultra Gandeng Ombudsman


Kendari – Pencegahan pungutan liar (pungli) dan maladministrasi menjadi perhatian Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara (Sultra). Untuk memperkuat pengawasan pelayanan publik, Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, menggandeng Ombudsman RI Perwakilan Sultra.
Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan Sulardi bersama para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Kendari dengan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sultra, Mastri Susilo, di Kantor Ombudsman Sultra, Selasa (13/10/2026).
Pertemuan ini menyoroti upaya mencegah penyimpangan dalam pelayanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan), dan Balai Pemasyarakatan (Bapas), termasuk memastikan prosedur layanan berjalan sesuai ketentuan.
Sulardi menegaskan, jajaran pemasyarakatan harus memberikan pelayanan yang profesional dan terbuka serta tidak membuka ruang bagi praktik pungli maupun maladministrasi.
“Pelayanan pemasyarakatan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas Sulardi.
Ia mengatakan, penguatan pengawasan harus diikuti pembenahan internal, peningkatan kedisiplinan petugas, serta pembangunan budaya kerja yang berintegritas.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan tidak hanya ditentukan oleh pemenuhan standar pelayanan, tetapi juga kepastian prosedur dan keterbukaan informasi.
Sementara itu, Mastri Susilo menekankan pentingnya pengawasan untuk memastikan hak masyarakat terpenuhi dan potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.
“Pencegahan maladministrasi perlu dilakukan melalui pemenuhan standar pelayanan, keterbukaan informasi, kejelasan prosedur, serta mekanisme pengaduan yang mudah diakses masyarakat,” ujar Mastri.
Ombudsman juga menyoroti pentingnya evaluasi pelayanan secara berkala. Langkah ini diperlukan untuk mengidentifikasi kendala, menindaklanjuti keluhan, serta memastikan pelayanan di seluruh UPT pemasyarakatan berjalan sesuai standar.
Melalui sinergi tersebut, Kanwil Ditjenpas Sultra dan Ombudsman diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mendorong perbaikan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat maupun warga binaan.
Meski demikian, pertemuan tersebut merupakan upaya koordinasi dan pencegahan. Tidak ada keterangan dalam informasi yang disampaikan mengenai temuan kasus pungli atau maladministrasi tertentu di UPT pemasyarakatan Sultra.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaKasus Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta di Kendari, Korban Mengaku Ditekan untuk Damai
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







