Rajiun-Purnama Resmi Kantongi Rekomendasi PKB di Pilkada Muna


Kendari - Pasangan bakal calon LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan resmi mengantongi rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna.
Rekomendasi tahap 1 PKB ini ditandatangani langsung Ketua Tim Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar dan diserahkan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tenggara (Sultra), Jaelani di Jakarta, Sabtu 8 Juni 2024.
Ketua DPW PKB Sultra Jaelani menyatakan, dipilihnya pasangan Rajiun-Purnama untuk diusung PKB di Pilkada Muna telah melalui berbagai pertimbangan.
"Salah satunya elektabilitas, komitmen politik dan komunikasi yang intens yang dibangun selama ini," kata Jaelani dalam rilisnya.
Pertimbangan lainnya, lanjut caleg DPR RI dapil Sultra terpilih ini, Rajiun adalah politisi yang memiliki pengalaman menjadi kepala daerah.
Rajiun pernah menjadi Bupati Muna Barat. Kemudian maju di Pilkada Muna pada 2020 lalu namun keberuntungan belum berpihak kepadanya.
"Rajiun ini memiliki semangat dan komitmen membangun daerah. Untuk itu, kami memberikan ruang menggunakan pintu PKB kembali maju di Pilkada Muna," katanya.
Pria yang akrab disapa Bang Jay ini menyebut, Rajiun juga telah menggaet Ketua DPC Gerindra Muna, Purnama Ramadhan sebagai wakilnya.
Dengan demikian, kata Jaelani, pasangan Rajiun-Purnama merupakan koalisi PKB-Gerindra.
"InsyaAllah koalisi ini bisa berjalan maksimal demi tujuan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Muna," imbuhnya.
Berdasarkan hasil Pemilu 2024, PKB memperoleh 3 kursi di DPRD Muna. Sementara Gerindra memperoleh 4 kursi dari 30 kursi.
Merujuk Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, maka koalisi PKB-Gerindra sudah tercukupi mengusung satu pasangan calon di Pilkada Muna. Dari 30 kursi di DPRD Muna, pasangan calon diusung minimal 20 persen kursi partai politik.
"Artinya, koalisi PKB-Gerindra yang mengusung Rajiun-Purnama sudah mencukupi 7 kursi. Syaratnya kan hanya 6 kursi," bebernya.
Jaelani menuturkan, dengan kepastian pasangan dan partai koalisi ini, PKB nantinya akan menerbitkan surat rekomendasi tahap 2 berupa surat dukungan yang resmi ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal Hasanuddin Wahid.
"Nanti rekomendasi tahap 2 ini akan menjadi syarat untuk mendaftar di Komisi Pemilihan Umum," pungkasnya. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaWaspada Penipuan Mengatasnamakan Anggota DPRD Sultra Sudirman
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







