Razia Kos-kosan di Kendari, Polda Sultra Amankan 8 Orang Positif Narkoba


Kendari - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar razia di sejumlah kos-kosan dan penginapan yang ada di Kota Kendari. Hasilnya, delapan orang positif narkoba diamankan.
"Razia kami lakukan pada Sabtu, 29 Juli 2023, diamankan delapan orang, tiga wanita, lima laki-laki," kata Dirresnarkoba Polda Sultra, Kombes Pol Bambang Tjahjo Bawono dalam keterangan persnya, Senin (31/7).
Kombes Bambang menerangkan, sebelum melakukan razia, pihaknya lebih dulu melalukan penyelidikan berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat tentang kos-kosan maupun penginapan yang terindikasi terjadi tempat penyalahgunaan narkoba.
"Setelah melakukan penyelidikan dan analisa sampel, ada 13 penginapan dan kos-kosan yang kita lakukan pemeriksaan, dari pemeriksaan 13 tempat tersebut ada 64 orang kita periksa urine-nya, dan dari jumlah itu yang positif menggunakan narkoba sebanyak 8 orang," ungkapnya.
Pihaknya juga terus mendalami ke delapan orang yang diamankan itu, apakah memang hanya pemakai, atau juga terlibat dalam jaringan pengedar.
"Setelah diamankan, akan didalami lagi terkait jaringan yang menyalurkan narkoba kepada delapan orang tersebut. Jika berkaitan dengan jaringan pengedar yang lebih besar kami akan melakukan penyidikan lebih lanjut," katanya.
"Dan apabila hasil penyelidikan mereka hanya sebagai pengguna, kami sudah berkoordinasi dengan BNN untuk dilakukan assesment," sambungnya.
Kombes Bambang mengungkapkan, razia dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi dan keluhan masyarakat saat jajaran Polda Sultra menggelar Jumat Curhat. Di mana banyak masyarakat yang menginformasikan bahwa sejumlah kos-kosan dijadikan tempat konsumsi maupun peredaran narkoba.
"Jadi razia dilakukan sebagai bentuk keseriusan kami dalam hal untuk merespon keluhan masyarakat khususnya Kota Kendari bahwa marak peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan di kos-kosan maupun penginapan," katanya.
"Setelah kami razia, keluhan masyarakat ini terbukti, beberapa penginapan dan kos-kosan terindikasi digunakan sebagai tempat konsumsi narkoba," sambungnya.
Menurut Kombes Bambang para pengguna maupun pengedar narkoba biasanya memanfaatkan kos-kosan yang pengawasannya longgar.
"Peredaran dan penyalahgunaan narkoba dilakukan di kos-kosan yang tidak dilengkapi dengan CCTV maupun kurangnya pengawasan dari pemilik kos. Untuk itu kami mengimbau kepada pada pemilik kos dan penginapan agar pengawasan diperketat," pungkasnya.
Editor: Muh Fajar RA
Berita BerikutnyaTerdesak Kebutuhan Sehari-hari, Pria di Kendari Nekat Curi Peralatan Tukang
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







