Residivis Kasus Pembunuhan Kembali Ditangkap Polisi di Kendari


Kendari - Buser 77 Polresta Kendari menangkap pria bernama Abdul Haling (40) di rumahnya di Jalan H Lamuse Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari pada Rabu (28/12) sekitar pukul 03.00 WITA.
Dia ditangkap karena melakukan pemukulan dan pengancaman menggunakan benda berbentuk senjata api laras pendek kepada Ahmad (34).
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi menerangkan, pelaku memukul korban dengan alasan sakit hati karena korban memberi kesaksian terkait kasus istri pelaku di kantor polisi.
Fitrayadi tak menjelaskan secara detail soal keterangan soal apa yang disampaikan korban tentang istri pelaku.
"Pelaku memukul mata kiri korban menggunakan kepalan tangan sebanyak satu kali," kata Fitrayadi.
"Setelah korban jatuh, pelaku menginjak korban sebanyak dua kali, kemudian pelaku menodongkan benda berbentuk senjata laras pendek yang kami duga korek api ke arah belakang kepala morban, dan saat itu juga korban melarikan diri karena ketakutan," sambungnya.
Saat ini pelaku sudah dutangkap, dan ditahan di Rutan Polresta Kendari.
"Saat ini kami masih melakukan pencarian atas barang bukti benda yang mirip senjata laras pendek yang digunakan oleh pelaku pada saat melakukan tindak pidana pengancaman terhadap korban," katanya.
Menurut Fitrayadi, pelaku juga merupakan residivis kasus pembunuhan yang baru bebas dari penjara.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaTahun Depan Pemda Mubar Anggarkan Rp 300 Juta Dukung Kegiatan FKUB
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







