Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Istri Gubernur Sultra, Saham Anak Mayoritas


Kendari - Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) menindak tegas tambang PT Tonia Mitra Sejahtera (PT TMS) di Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (11/9).
PT TMS dikaitkan dengan Arinta Nila Hapsari, istri Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR). Dari foto dan video yang diterima redaksi, sejumlah petugas memasang plang segel di lokasi tambang yang dijaga ketat TNI.
Plang itu bertuliskan, “Areal pertambangan PT Tonia Mitra Sejahtera seluas 172,82 Ha dalam penguasaan Pemerintah Republik Indonesia C.Q. Satgas Penertiban Kawasan Hutan.”
Penindakan mengacu pada Peraturan Presiden RI Nomor 5 Tahun 2025, yang melarang penguasaan atau jual-beli kawasan hutan tanpa izin Satgas PKH.
Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sultra, Abdul Rahman, membenarkan tindakan itu.
“Benar penindakan kawasan hutan di konsesi tambang PT TMS,” ujarnya, Jumat (12/9).
Penertiban dipimpin langsung Ketua Satgas PKH yang juga Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah.
Tindakan ini dilakukan karena PT TMS diduga menambang di kawasan hutan tanpa dokumen Pinjam Pakai Kawasan Hutan (PPKH).
Sorotan juga muncul terkait kepemilikan saham perusahaan. Sebelumnya, Sekretaris Center of Energy and Resources (CERI), Hengki Seprihadi, mengungkapkan penelusuran di website MODI Kementerian ESDM menunjukkan 25 persen saham PT TMS dimiliki PT Bintang Delapan Tujuh Abadi.
“Penelusuran CERI lebih lanjut, kami menemukan bahwa 99 persen saham PT Bintang Delapan Tujuh Abadi ternyata tercatat sebagai milik Alaniah Nisrina. Sedangkan 1 persen sisanya dimiliki oleh Arinta Nila Hapsari,” kata Hengki.
Lebih jauh, Hengki menegaskan, “Sedangkan nama Alaniah Nisrina, belakangan terungkap merupakan anak kandung dari pasangan Arinta Nila Hapsari dan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka.”
Selain kontroversi saham, latar belakang Gubernur Sultra ikut menjadi sorotan. Hengki mencatat, Andi Sumangerukka adalah mantan prajurit TNI yang pernah menjabat Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Sultra periode 2015–2019, sebelum dipercaya menjadi Pangdam XIV/Hasanuddin pada 2020–2021.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK, kekayaan Andi tercatat Rp632 miliar, menjadikannya calon gubernur terkaya Pilkada 2024.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPasar Murah Sultra Digelar di Muna Barat, Disperindag Pastikan Harga Tekan Inflasi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







