Satgas PKH Sita 9.593 Hektare Lahan Eks PT Sinar Ceria Sejati di Kolaka


Kendari - Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) mengambil alih lahan seluas 9.593,52 hektare di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Lahan tersebut sebelumnya merupakan area konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik PT Sinar Ceria Sejati (PT SCS).
Penertiban aset negara ini dilakukan langsung oleh tim Satgas PKH dengan menembus medan yang cukup berat, serta melibatkan sinergi bersama jajaran Kodim 1412/Kolaka dan Kejati Sultra.
Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang penertiban dan pengambilalihan aset negara.
“Lahan seluas 9.593 hektare dikuasai kembali oleh Satgas PKH di Sulawesi," sebut Satgas PKH melalui akun Instagram resminya, Senin, 8 Juni 2026.
Proses penindakan di eks areal PT Sinar Ceria Sejati itu ditandai dengan pemasangan plang penertiban resmi serta penandatanganan dokumen verifikasi lapangan di lokasi.
Dalam plang tersebut ditegaskan bahwa seluruh area kini berada di bawah penguasaan pemerintah pusat.
Dalam plang itu tertulis: Lahan PBPH PT Sinar Ceria Sejati seluas 9.593,52 HA ini dalam penguasaan Pemerintah Republik Indonesia Cq. Satgas Penertiban Kawasan Hutan.
Pemerintah juga menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk aktivitas ilegal di atas lahan tersebut tanpa izin resmi.
Masyarakat maupun pihak korporasi dilarang memasuki, merusak, menjarah, mencuri, menggelapkan, hingga memanfaatkan atau memperjualbelikan lahan secara sepihak.
Dengan selesainya proses verifikasi lapangan dan pemasangan plang, kawasan eks PT Sinar Ceria Sejati itu dinyatakan resmi kembali menjadi bagian dari penguasaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaKomitmen PT Elnusa Petrofin Dukung Sektor Energi Indonesia Sepanjang 2024-2025
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







