Sedang Tidur di Samping Motor Curian, Dua Curanmor Diciduk Polisi di Kendari


Kendari - Dua pria pelaku pencurian motor (curanmor) berinisial A dan U diciduk polisi di sebuah indekos di Jalan Mekar Jaya, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, pada Rabu (1/2).
Saat diciduk kedua pelaku sedang tidur di samping motor hasil curian yang disembunyikan dalam kamar kosnya.
Dalam video penangkapan yang diperoleh Sultranesia, kedua pelaku nampak kaget dan ling-lung saat diinterogasi polisi.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan, kedua pelaku ditangkap personel Polsek Poasia.
"Yang tangkap anggota kami di Polsek Poasia," kata Fitrayadi saat dikonfirmasi, Jumat (3/2).
Saat dilakukan penangkapan, di dalam kos kedua pelaku ada motor Yamaha Mio DT 5772 AT. Motor tersebut dicuri di
di Lorong Garuda, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, pada Minggu (1/1) dini hari. Kedua pelaku mengakui telah mencuri motor itu.
"Motor tersebut milik seorang mahasiswi bernama Nur Aspadila," ungkap Fitrayadi.
Hasil pemeriksaan lebih lanjut diketahui bahwa pelaku A merupakan mantan narapidana (napi) kasus pencurian barang-barang elektronik yang baru bebas dari penjara beberapa bulan lalu.
"Pelaku A baru keluar beberapa bulan lalu, kasus pencurian juga, dia masih wajib lapor di Lapas Kendari," ungkapnya.
Sementara itu pelaku U juga merupakan curanmor yang juga sering beraksi di wilayah Kota Kendari.
"Pelaku A dan U ini adalah komplotan. Tapi, motor yang disita polisi saat menangkap keduanya di dalam indekos adalah hasil curian pelaku A, sedangkan U tidak terlibat. Tetapi, pelaku U ini mengaku beraksi di tempat lain dan saat ini kita masih dalami lokasi-lokasinya," beber Fitrayadi.
"Motifnya, para pelaku ini akan menjual motor hasil curian kepada orang lain dengan harga murah. Tetapi, sebelum laku dijual, motor-motor yang dicuri disimpan dalam indekos persembunyian mereka," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaHadirkan Semua PJU, Kapolres Konut Gelar Jumat Curhat Bersama Wartawan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







