Sekda Kota Kendari Tersangka Dugaan Suap Kini Jalani Tahanan Kota


Kendari - Sekda Kota Kendari, tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi, Ridwansyah Taridala, menjadi tahanan kota Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Jadi tadi itu ada informasi dari penyidik terhadap yang bersangkutan (Ridwansyah Taridala) telah dilakukan pengalihan jenis penahanan dari tahanan Rutan menjadi tahanan kota," kata Kasipenkum Kejati Sultra, Dody, Senin (20/3).
Dody menjelaskan, permintaan pengalihan penahanan terhadap Ridwansyah Taridala atas permintaan Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, sekaligus sebagai penjaminnya.
"Informasi pengalihan penahanan itu alasannya yang bersangkutan kooperatif selama pemeriksaan, kemudian pemeriksaan yang bersangkutan sudah selesai, pengumpulan barang bukti juga sudah ada," jelas Dody.
"Kemudian adanya permohonan pengalihan jenis penahanan, lalu ada jaminan dari Pj Wali Kota Kendari karena yang bersangkutan dibutuhkan untuk penyelenggaraan pemerintahan," sambungnya.
Dody juga mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap Ridwansyah terkait kasus tersebut sudah cukup, penyidik saat ini sedang merampungkan berkas untuk dikirim ke pengadilan.
"Untuk (pemeriksaan) yang bersangkutan sudah cukup. Selanjutnya tinggal tunggu pemberkasan saja ke pengadilan Tipikor," katanya.
Terkait apakah Ridwansyah bisa kembali menjalankan aktivitasnya sebagai Sekda Kota Kendari, Dody menyebut tergantung Pemkot.
"Itu tergantung pemerintah, intinya sekarang dia (Ridwansyah) tahanan kota," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (13/3) lalu, Ridwansyah bersama tersangka lain, Syarif Maulana, langsung ditahan di Rutan Kelas II A Kendari.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaOPINI: Mencegah Polarisasi Politik Jelang Pemilu 2024
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







