Sekelompok Pemuda Diserang OTK saat Nongkrong Depan Restoran di Kandari


Kendari - Sekumpulan remaja di Kota Kendari diserang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang membawa parang.
Penyerangan itu terjadi saat para remaja yang berjumlah tujuh orang itu sedang nongkrong di depan restoran Papi’s Mami’s Coffee and Palekko Kendari pada Selasa (10/10) sekitar pukul 01.30 WITA.
Aksi penyerangan itu juga terakam kamera CCTV yang terpasang di depan restoran. Videonya pun viral di kalangan jurnalis.
Manager Operasional Papi’s Mami’s Coffee and Palekko Kendari, Adam, yang dikonfirmasi langsung jurnalis Sultranesia membernarkan kejadian tersebut. Salah satu korban penyerangan adalah karyawannya.
"Benar, peristiwa penyerangan yang dilakukan OTK itu di depan restoran kami," kata Adam, Selasa (10/10) siang.
Adam mengatakan pihaknya mengetahui hal tersebut setelah salah satu korban datang ke restoran untuk minta rekaman CCTV.
Adam menjelaskan, kata salah satu korban yang tidak ingin disebutkan namanya menuturkan peristiwa itu bermula saat korban bersama temannya 5 laki-laki dan 2 perempuan sedang duduk santai di depan cafe tersebut.
Tak lama kemudian, dia melihat sekelompok pemuda mengendarai motor yang awalnya dari arah kali Kadia langsung memutar dan melakukan penyerangan.
Melihat sekelompok itu, korban langsung melakukan perlawanan dan menyuruh kerabatnya untuk mundur ke belakang.
"Saya itu baju kuning. Sengaja saya maju sendiri saat diserang untuk pancing OTK itu biar fokusnya ke saya agar teman- teman yang lain bisa selamat, karena ada juga perempuan," jelasnya.
Akibat ulah OTK itu, korban mengalami luka-luka ringan karena sempat ditabrak oleh pelaku lalu diinjak-injak.
Setelah melakukan penyerangan OTK itu langsung melarikan diri. Kemudian, korban mendatangi Polsek Baruga untuk membuat pelaporan atas peristiwa tersebut.
"Dia buat laporan, karena dia dan temannya tidak mengetahui para pelaku itu. Beberapa korban juga mengalami luka ringan,” ungkapnya.
Korban berharap pelaku segera ditangkap. Dan penyerangan-penyerangan serupa bisa diungkap.
Laporan: Rijal
Berita BerikutnyaTerungkap, Ini Penyebab Kematian Anggota DPRD Kolaka di Dalam Hotel
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







