Seminggu Beroperasi di Kendari, ETLE Rekam 768 Pelanggaran Lalu Lintas


Kendari - Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Polresta Kendari sudah beroperasi sekitar seminggu. Selama beroperasi, tilang elektronik itu sudah merekam 768 pelanggaran lalu lintas.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muhammad Eka Fathurahman mengatakan, pelanggaran yang terekam didominasi oleh pengendara tak yang menerobos lampu merah dan pengendara yang tak menggunakan helem.
Rincianya sebanyak 157 pengendara tak menggunakan helem, dan 558 pengendara menerobos lampu merah baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Ada juga yang tidak memakai sabuk pengaman saat mengendarai mobil, kami mencatat sebanyak 53 pelanggar" ungkap Eka, Kamis (29/9).
Untuk rata-rata usia pelanggara, pihaknya tidak bisa merinci apakah pelanggaran dilakukan anak sekolah atau masyarakat umum. Sebab sistem ETLE hanya mendetekasi melalui nomor plat.
Dia mengimbau kepada masyarakat agar tertib dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan dan ketertiban diri sendiri dan orang lain.
"Tetap patuhi peraturan lalu lintas, hindari berbagai bentuk pelanggaran untuk menciptakan Kota Kendari yang modern dan tertib,"imbaunya.
Sebelumnya, Polresta Kendari resmi memberlakukan sistem tilang elektronik atau ETLE di Kota Kendari pada 22 September 2022.
Di Kendari ada sebanyak 16 kamera ETLE sudah terpasang yang terdiri dari 10 kamera pengawas yang dapat melihat segala sisi dan 6 kamera tilang eletronik.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPekan Depan Polda Sultra Operasi Lalu Lintas, Ini Pelanggaran yang Disasar
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







