Seorang Anggota Polisi di Wakatobi Dikeroyok Sekelompok Pemuda


Kendari - Seorang anggota polisi yang bertugas sebagai Baur Tekkom Sietik Polres Wakatobi bernama Brigadir Sapta Yanoar dikeroyok puluhan pemuda.
Pengeroyokan itu terjadi di depan Rumah Makan Wangi-wangi, Jalan Yos Sudarso, Lingkungan Tabengka II, Kelurahan Wanci, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, pada Rabu (1/2) sekitar pukul 19.40 WITA.
Peristiwa itu bermula saat dua orang pemuda berboncengan motor knalpot bogar dengan kecepatan tingga menabrak rumah korban. Saat itu, korban bersama adiknya sedang membakar ikan.
Melihat hal itu korban menegur kedua pemuda tersebut agar tak balap-balap membawa motor karena banyak anak kecil. Namun teguran itu membuat kedua korban tersinggung. Kedua pemuda itu kemudian pergi.
Tak berselang lama, sekitar 20 pemuda mendatangi rumah korban dan meneriaki korban agar keluar dari rumah.
Korban bersama adiknya pun keluar dari rumah dan berniat menghampiri para pemuda tersebut. Namun saat keluar korban dan adiknya dilempari batu, kayu dan diserang menggunakan parang.
Korban dan adiknya pun berusaha melarikan diri menuju kantor Satpolair Polres Wakatobi yang tak jauh dari rumah korban. Sayangnya, belum sampai di kantor Satpolair, korban didapat oleh para pemuda, dan langsung dikeroyok.
Setelah melakukan pengeroyokan, para pelaku langsung kabur. Korban mengalami luka robek pada bagian kepala, dan langsung dilarikan ke RSUD Wakatobi.
Kasat Reskrim Polres Wakatobi, AKP Hardi Sido, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi Sultranesia.com, Kamis (2/3). "Iya, benar, pak," kata Hardi.
Informasi yang dihimpun Sultranesia.com, sekitar sepuluh pelaku pengeroyokan sudah ditangkap. AKP Hardi juga membenarkan hal itu.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaSekolah Nyambi Edarkan Sabu, Seorang Pelajar di Konawe Ditangkap Polisi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







